Sunday, February 28, 2021

Bangun Perumahan Di Atas Bukit, Warga Protes

Most Read

Tiba di Kampung Halaman, Korban Penembakan CS Dimakamkan Besok

Radartvnews.com- Jenazah Doran Markus Manik salah satu korban penembakan oleh oknum polisi bripka CS tiba di kediaman rumah orang...

Paripurna Pidato Walikota Metro 2021-2024, Wahdi Siap Jalankan 9 Program Kampanye

Radartvnews.com- Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution memimpin rapat paripurna penyampaian pidato sambutan Wali Kota terilih periode 2021-2026,...

Wali Kota Baru Bandar Lampung, Geber Lima Sektor Vital

Radartvnews.com- Pasca dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Bandar Lampung priode 2021-2026 Eva Dwiana-Deddy Amarullah menyampaikan program kerja...

Ungkap Kasus, Makam Balita di Lampung Timur Dibongkar

Radartvnews.com- Untuk pentingan penyidikan dan mengetahui penyebab kematian H-S (5) jajaran Kepolisian Lampung Timur dibantu petugas forensik Polda Lampung...

Arinal Ajak 7 Kepala Daerah Pemenang Pilkada Bangun Lampung

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi melantik 7 kepala daerah dan wakil terpilih dalam pemilihan kepala daerah serentak desember...

Ini Gaji Anggota DPRD Lampung Setelah Dilantik

Sekertariat DPRD Provinsi Lampung menggelar proses pengucapan sumpah janji delapan puluh lima anggota DPRD Provinsi periode 2019 – 2024. Pekan ini juga,...

Pengerjaan Pembangunan Perumahan di Kelurahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton Bandar Lampung, menuai protes sejumlah warga di dua kelurahan yang berada didekat area pembangunan, yakni warga Kelurahan Sukamenanti Baru dan Sidodadi. Pasalnya, warga yang bermukim tak jauh dari lokasi pengerjaan berdampak langsung dengan polusi udara yang disebabkan pengerukan gunung menggunakan kendaraan alat berat, salah satunya yang dirasakan Nila, Ibu Rumah Tangga ini mengaku Pengerjaan Pembangunan Perumahan di sekitar tempat tinggalnya, berdampak pada polusi udara debu yang masuk ke dalam tempat tinggalnya.

Menurutnya, selain debu pengerukan gunung masuk kedalam rumahnya, pengerjaan pembangunan perumahan yang sudah berjalan hampir satu tahun ini juga, berdampak pada kesehatan warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pembangunan. Meski sempat dilaporkan kepada Pihak Pamong setempat, namun pihak pengelola perumahan terkesan tutup mata dengan keluhan warga tersebut.

Berita Lainnya  Wali Kota Baru Bandar Lampung, Geber Lima Sektor Vital

Selain menimbulkan polusi udara, pengerjaan pembangunan perumahan dengan melakukan pengerukan gunung ini juga berakibat pada kerusakan jalan di pemukiman warga. Secara Swadaya warga kemudian melakukan penutupan akses jalan, yang kerap dilalui angkutan kendaraan besar Proyek Pembangunan Perumahan.

Warga berharap kepada pihak terkait untuk dapat memfasilitasi keluhan warga diatas kepentingan pihak pengelola. Bahkan warga mengancam jika dalam waktu dekat keinginannya tidak dipenuhi, pengerjaan pembangunan perumahan diatas gunung kawasan pemukiman warga untuk ditutup sementara. (Ren/Bow)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Tiba di Kampung Halaman, Korban Penembakan CS Dimakamkan Besok

BERITA TERKINI

Wali Kota Baru Bandar Lampung, Geber Lima Sektor Vital

Radartvnews.com- Pasca dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Bandar Lampung priode 2021-2026 Eva Dwiana-Deddy Amarullah menyampaikan program kerja dihadapan DPRD Kota Bandar Lampung. Didepan...

berita terkait lainnya