Wednesday, January 27, 2021

Bangun Perumahan Di Atas Bukit, Warga Protes

Most Read

Begini Saat 2 Rumah Mewah di Citra Land Hancur Terbawa Longsor

https://www.youtube.com/watch?v=6jf65FqWQes&t=17s Radartvnews.com- Inilah video detik-detik ambruknya dua unit rumah mewah di Komplek Citraland, Jalan Raden Imba Kusuma, Sumur Putri, Bandar...

Hasil Swab Negatif Covid-19, Keluarga Bongkar Makam Lalu Pemulasaran Ulang Jenazah

https://youtu.be/gtY0mNu_ybw Radartvnews.com- Suasana haru menyelimuti keluarga besar almarhum Aliun Umar (78) Selasa (26/1). Jenazah sembelumnya dinyatakan positif covid-19 oleh Rumah...

Sengketa Lahan di Lampung Tengah, 2 Tewas 1 Kritis

https://www.youtube.com/watch?v=8XtOwlYocao Radartvnews.com- Dua kelompok warga di Lampung Tengah telibat bentrok karena saling klaim kepemilikan lahan. Sejumlah warga kecamatan anak tuha, Lampung...

15 Reaktif Covid-19, Kantor DPRD Tanggamus Tutup Tiga Hari

Radartvnews.com- Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus tutup tiga hari terhitung sejak Selasa 26 Januari sampai dengan...

Manajemen Citra Land Dipanggil, Izin Pembangunan Disoal

https://youtu.be/pe6SP1MGv3g Radartvnews.com- Longsornya area perumahan Citra Land Cluster Davinci blok 9A (26/1) yang terletak di Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan...

Bandar Sabu Ditangkap Saat Karaoke

Radartvnews.com- Kepolisian sektor Tumijajar, Polres Tulangbawang Barat mengamankan Juanda warga kampung gunung batin, Kabupaten Lampung Tengah (23/1). Juanda ditangkap di...

Pengerjaan Pembangunan Perumahan di Kelurahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton Bandar Lampung, menuai protes sejumlah warga di dua kelurahan yang berada didekat area pembangunan, yakni warga Kelurahan Sukamenanti Baru dan Sidodadi. Pasalnya, warga yang bermukim tak jauh dari lokasi pengerjaan berdampak langsung dengan polusi udara yang disebabkan pengerukan gunung menggunakan kendaraan alat berat, salah satunya yang dirasakan Nila, Ibu Rumah Tangga ini mengaku Pengerjaan Pembangunan Perumahan di sekitar tempat tinggalnya, berdampak pada polusi udara debu yang masuk ke dalam tempat tinggalnya.

Menurutnya, selain debu pengerukan gunung masuk kedalam rumahnya, pengerjaan pembangunan perumahan yang sudah berjalan hampir satu tahun ini juga, berdampak pada kesehatan warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pembangunan. Meski sempat dilaporkan kepada Pihak Pamong setempat, namun pihak pengelola perumahan terkesan tutup mata dengan keluhan warga tersebut.

Berita Lainnya  Begini Saat 2 Rumah Mewah di Citra Land Hancur Terbawa Longsor

Selain menimbulkan polusi udara, pengerjaan pembangunan perumahan dengan melakukan pengerukan gunung ini juga berakibat pada kerusakan jalan di pemukiman warga. Secara Swadaya warga kemudian melakukan penutupan akses jalan, yang kerap dilalui angkutan kendaraan besar Proyek Pembangunan Perumahan.

Warga berharap kepada pihak terkait untuk dapat memfasilitasi keluhan warga diatas kepentingan pihak pengelola. Bahkan warga mengancam jika dalam waktu dekat keinginannya tidak dipenuhi, pengerjaan pembangunan perumahan diatas gunung kawasan pemukiman warga untuk ditutup sementara. (Ren/Bow)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Total 6280, Baru 568 Nakes di Bandar Lampung Divaksin

BERITA TERKINI

Disambut Isak Tangis, Jenazah Yohanes dan Sugiono Langsung Dimakamkan di Tubaba

https://youtu.be/KHeeXS96ll0 Radartvnews.com- Dua korban tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182, Sugiono Efendi dan Yohanes tiba di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Rabu 27 Januari...

berita terkait lainnya