Monday, March 8, 2021

Kongkalingkong Proyek RSUDAM: Incar Direktur, Usut Anggota Komisi!

Most Read

Dua Kader Lampung Ikut KLB, Moeldoko Ketum Demokrat

Radartvnews.com- Kudeta di tubuh partai Demokrat akhirnya terjadi. Kader-kader yang sebelumnya dipecat membelot dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)...

52 Bandit Terjaring Operasi Cempaka Krakatau di Lampung Utara

Radartvnews.com- 52 pelaku kejahatan berhasil ditangkap jajaran Polres Lampung Utara dalam Operasi Cempaka Krakatau 2021. selain itu, 50 kasus...

Babi Hutan Kembali, Petani Lampung Timur Terus Merugi

Radartvnews.com- Segala upaya terus dilakukan oleh petani jagung di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Salah satunya, ronda malam. Untuk...

Rekan Ditangkap, Pelaku Curanmor Serahkan Diri

Radartvnews.com- Viral di media sosial, dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yaitu Agus (19) dan M Ferdian (18) akhirnya...

Istri Mendiang Syekh Ali Jaber Minta Terdakwa Dibebaskan

https://www.youtube.com/watch?v=INqcXPoXhU8 Radartvnews.com- Sidang penusukan Syekh Ali Jaber dengan terdakwa Alpin Andrian kembali digelar dengan agenda nota pembelaan atau pledoy. Pada sidang...

Dibongkar Polres Pesawaran, Muncikari Bekilah Bisnis Prostitusi

Radartvnews.com- Salah satu keberhasilan dalam Operasi Cempaka Polres Pesawaran selama 14 hari yaitu membongkar bisnis prostitusi di dusun 2,...

Radartvnews.com- Dugaan kongkalikong proyek lelang pembangunan gedung perawatan non bedah di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) senilai Rp28 miliar yang dimenangkan oleh PT Osa Putra Batom (OPB) menjadi sorotan.

Diduga terjadi kongkalikong RSUDAM dengan PT OPB yang menang dalam lelang,  anggota komisi V DPRD Lampung diduga terlibat dalam masalah ini.

Komisi V DPRD Lampung menindaklanjuti pemberitaan dibeberapa media dengan melakukan rapat internal pada senin pagi (11/5/20). Ketua komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan membantah anggota komisi V terlibat dalam dugaan kongkalikong.

Berita Lainnya  Pekan Depan Vaksinasi Tahap 2 di Bandar Lampung Selesai

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menyurati pimpinan DPRD agar Badan Kehormatan untuk memproses jika memang terbukti terdapat anggota komisi V melakukan pelanggaran.

“Kami pastikan bahwa tidak ada anggota yang telibat dalam proyek itu, kami meminta badan kehormatan proses ini semua kalau yang dituduhkan benar adanya, ingin ini dibuka secara terang benderang,” jelas Yanuar Irawan.

Untuk memastikan permasalahan ini Direktur RSUDAM beserta jajarannya selasa besok (12/5/20) dimintai penjelasan terkait persoalan ini.(lih/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Pekan Depan Vaksinasi Tahap 2 di Bandar Lampung Selesai

BERITA TERKINI

Dua Kader Lampung Ikut KLB, Moeldoko Ketum Demokrat

Radartvnews.com- Kudeta di tubuh partai Demokrat akhirnya terjadi. Kader-kader yang sebelumnya dipecat membelot dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum. Diketahui kongres luar...

berita terkait lainnya