Monday, March 8, 2021

5 Hari Pencarian, ABK KM Safari Belum Ditemukan

Most Read

52 Bandit Terjaring Operasi Cempaka Krakatau di Lampung Utara

Radartvnews.com- 52 pelaku kejahatan berhasil ditangkap jajaran Polres Lampung Utara dalam Operasi Cempaka Krakatau 2021. selain itu, 50 kasus...

Dua Kader Lampung Ikut KLB, Moeldoko Ketum Demokrat

Radartvnews.com- Kudeta di tubuh partai Demokrat akhirnya terjadi. Kader-kader yang sebelumnya dipecat membelot dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)...

Babi Hutan Kembali, Petani Lampung Timur Terus Merugi

Radartvnews.com- Segala upaya terus dilakukan oleh petani jagung di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Salah satunya, ronda malam. Untuk...

Ronda Termasuk Didalam Islam

radartvnews.com - Sistem keamanan terpadu yang dilaksanakan masyarakat dinilai baik jika dilasanakan secara ikhlas. Ronda sebagai ciri khas masyarakat Indonesia...

Ini Gaji Anggota DPRD Lampung Setelah Dilantik

Sekertariat DPRD Provinsi Lampung menggelar proses pengucapan sumpah janji delapan puluh lima anggota DPRD Provinsi periode 2019 – 2024. Pekan ini juga,...

Sabar, Penerimaan CPNS 2021 Tunggu Juknis

Radartvnews.com- Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di Provinsi Lampung masih menunggu jadwal dari pemerintah pusat. Badan Kepegawaian...

Radartvnews.com- Satu anak buah kapal KM Safari jatuh dan tenggelam di perairan Kuala Seputih, Kabupaten Tulang Bawang (26/12).

Hingga kamis 31 Desember 2020, tim gabungan SAR terus mengerahkan personilnya untuk mencari korban.

Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan  dihubungi via telpon mengatakan, pasca terjatuhnya korban pada 26 Desember 2020 hingga saat ini belum berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Acep (20) warga Kandang Haur, Kabupaten Indra Mayu, Jawa Barat.

Kejadian berawal pada 8 november kapal dihuni oleh korban bersama rekannya bertolak dari pelabuhan Muara Angke, Jakarta dengan tujuan mencari hasil laut. Namun pada 26 Desember nahkoda memutuskan beristirahat diperairan Kuala Seputih karena cuaca buruk.

Pada malam hari korban turun dari buritan atas untuk makan malam. Namun, tidak lama korban turun terdengar oleh rekan korban ada suara terjatuh ke laut dan teriakan minta tolong. Saksi langsung menuju sumber suara melihat korban sedang terapung.

Rekan-rekan korban berusaha menolong mengambil alat bantu apung dan melemparkannya akan tetapi korban tidak dapat meraihnya dikarenakan kondisi gelap dan hujan deras sehingga korban tidak terlihat lagi di perairan.

Hingga kini (31/12) korban masih dalam pencarian tim gabungan.(lds/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Dua Kader Lampung Ikut KLB, Moeldoko Ketum Demokrat

Radartvnews.com- Kudeta di tubuh partai Demokrat akhirnya terjadi. Kader-kader yang sebelumnya dipecat membelot dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum. Diketahui kongres luar...

berita terkait lainnya