Tuesday, March 9, 2021

Dituntut 10 Tahun, Pengacara Alpin Ajukan Pledoi

Most Read

Resmi Terbentuk ISSI Lampung Siap Cetak Atlet

Sebanyak 45 Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia Provinsi Lampung, masa bakti 2019-2023 resmi dilantik dan dikukuhkan, oleh Ketua PB ISSI Raja...

Dua Kader Lampung Ikut KLB, Moeldoko Ketum Demokrat

Radartvnews.com- Kudeta di tubuh partai Demokrat akhirnya terjadi. Kader-kader yang sebelumnya dipecat membelot dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)...

Corona B117 Mengintai, Larangan Pesta Malah Dikaji

Radartvnews.com- Virus corona sudah bermutasi ke jenis baru B117 asal Inggris dan sudah masuk Indonesia. Ini yang membuat Wakil Menteri...

Ini Gaji Anggota DPRD Lampung Setelah Dilantik

Sekertariat DPRD Provinsi Lampung menggelar proses pengucapan sumpah janji delapan puluh lima anggota DPRD Provinsi periode 2019 – 2024. Pekan ini juga,...

Babi Hutan Kembali, Petani Lampung Timur Terus Merugi

Radartvnews.com- Segala upaya terus dilakukan oleh petani jagung di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur. Salah satunya, ronda malam. Untuk...

52 Bandit Terjaring Operasi Cempaka Krakatau di Lampung Utara

Radartvnews.com- 52 pelaku kejahatan berhasil ditangkap jajaran Polres Lampung Utara dalam Operasi Cempaka Krakatau 2021. selain itu, 50 kasus...

Radartvnews.com- Sidang lanjutan Alpin Andrian terdakwa penusuk ulama asal Madinah Syekh Ali Jaber kembali digelar di Pengadilan Negeri Kelas I A Tanjung Karang, Kamis (18/2) secara virtual.

Sidang beragendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.  Terdakwa dituntut jaksa selama 10 tahun kurungan penjara. Alpin dijerat  pasal 340  tentang percobaan pembunuhan dan pasal 2 ayat 1 tentang kepemilikan  senjata tajam.

Penasehat Hukum Alpin Andrian Ardiansyah menilai tuntutan tidak layak dan terlalu tinggi. Kuasa hukum terdakwa memiliki penilaian berbeda.

Berita Lainnya  Corona B117 Mengintai, Larangan Pesta Malah Dikaji

Menurut kuasa hukum, Alpin layak diganjar pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan biasa, dengan ancaman maksimal 2 tahun 8 bulan pidana penjara.

Kuasa hukum akan pledoi atau mengajukan nota pembelaan terdakwa pada sidang pekan depan. Ardiyansah menyampaikan majelis hakim yang akan memutus tentunya juga akan mempertimbangkan keterangan para saksi dan fakta persidangan.(lds/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Corona B117 Mengintai, Larangan Pesta Malah Dikaji

BERITA TERKINI

Corona B117 Mengintai, Larangan Pesta Malah Dikaji

Radartvnews.com- Virus corona sudah bermutasi ke jenis baru B117 asal Inggris dan sudah masuk Indonesia. Ini yang membuat Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengeluarkan...

berita terkait lainnya