Scroll untuk membaca artikel
EkonomiPeristiwa

Peternak Protes, Bagikan Ayam dan Telur Gratis

2
×

Peternak Protes, Bagikan Ayam dan Telur Gratis

Share this article
Ratusan ekor ayam dan telur kepada pengguna jalan yang berhenti di lampu merah depan Kantor Pemprov Lampung.

BANDARLAMPUNG- Puluhan peternak ayam petelur di Lampung kembali melakukan aksi terkait mahalnya harga pakan ayam petelur.

Dengan menggunakan dua  kendaraan mobil pick up berisikan ratusan ayam petelur dan telur ayam, massa yang berasal dari kabupaten/kota di Lampung tiba di depan Kantor Pemerintahan Provinsi  Lampung (10/3).

Kedatangan para peternak ayam petelur ini untuk mengadukan keluhan kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkait tingginya harga pakan ayam petelur. Saat ini harga pakan mencapai Rp 6.900 perkilogram dari harga sebelumnya Rp 5.400.

Namun, puluhan massa tidak melakukan aksi unjuk rasa melainkan aksi turun kejalan untuk membagikan  ratusan ekor ayam dan telur kepada pengguna jalan yang berhenti di lampu merah.

Peternak ayam petelur melakukan audiensi yang diwakili Plt Asisten II Ekonomi Pembangunan Pemprov Lampung Kusnardi diruang abung  pemprov lampung. Peternak ayam petelur menyampaikan 10 poin pokok permasalahan.

“Harga pakan ayam sekaang ini mahal ini sangat merugikan kami. Jadi kami meminta pemerintah membantu mengatasi persoalan ini dengan turunkan harga pakan,. Kami juga sampaikan 10 poin permasalah,” jelas Sugianto Ketua Persatuan Peternak Ayam Petelur Lampung.

 

10 poin tuntutan peternak aayam petelur

  1. Turunkan harga pakan pabrikan.
  2. Hentikan integrator untuk terlibat dalam budidaya ayam layer.
  3. Tolak perizinan kandang-kandang integrator yang ada di wilayah lampung yang dapat merugikan peternak rakyat.
  4. Layer besar saat ini dikuasai oleh carhonpokphan, Japra Comfeed dan Melindo.
  5. Meminta para integrator untuk prioritaskan peternak kecil.
  6. Pemerintah harus dapat menstabilkan harga telur yang seimbang dengan biaya pakan sehingga peternak kecil dapat berkontribusi.
  7. Meminta kepastian hukum melalui kepres, pergub tentang hak budidaya layer untuk peternak mandiri.
  8. Mmeminta pemerintah memberikan solusi peternak layer yang dibawah dari kapasitas 5000 kebawah bukan keatas.
  9. Meminta pemerintah dapat memberikan bantuan umkm kepada peternak rakyat yang saat ini dalam kondisi terpuruk.
  10. Supermarket atau indogrosir tidak membuat promosi harga telur (bahan promosi).

Plt Asisten II Bidang Ekonomi Pembagunan Pemprov Lampung Kusnardi, mengatakan pihaknya akan mencarikan solusi terbaik terkait persoalan ini. “Harga pakan ayam meningkat seiring dengan peningkatan harga jagung nanti akan dicarikan solusi terbaik,” jelasnya.(lds/san)