Scroll untuk membaca artikel
Peristiwa

Kisah Sedih Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung, Ayah Wafat Usai Lihat Putrinya Diwisuda

639
×

Kisah Sedih Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung, Ayah Wafat Usai Lihat Putrinya Diwisuda

Share this article
AYAH BANGGA : Momen terakhir Pitri Patmawati bertemu ayahnya usai diwisuda. (Foto Amatir)

BANDARLAMPUNG : Selalu tersaji momentum sedih atau mengharukan atau justru sedih saat prosesi wisuda. Namun kali ini, bukan karena mahasiswa yang diwisuda usai kuliah bertahun-tahun atau karena arak-arakan seru dari teman-teman.

Kisah sedih dan haru kali ini dialami Pitri Patimawati. Mahasiswi Jurusan Hukum Keluarga Universitas Islam Negeri Radin Inten Lampung (UIN RIL) ini harus kehilangan ayahnya, sesaat setelah diwisuda, Sabtu 23 September 2023.

Bahkan, mahasiswi berstatus wisuda cumlaude ini masih lengkap mengenakan toga wisuda saat menemui Alpian Mansyur yang tengah dirawat di RSUD Abdul Moeloek Bandarlampung.

Pitri sempat mengabadikan dirinya sepulang dari wisuda dengan mendatangi ayahnya yang mengalami sakit jantung terbaring di ranjang. Dara asal Kotabumi, Lampung Utara ini sempat mencium sang ayah.

Dengan tangan masih terpasang selang infus. Sang ayah mengembangkan senyuman dari bibirnya. Dia seperti ingin mengatakan pesan terakhir. ”Ayah sangat bangga padamu Nak,”

Bahkan Pitri sempat mengajak dan membujuk satu-satunya pria yang dibanggakan dan namanya terukir di hatinya itu untuk berfoto. Namun apa daya, sang ayah menolak dengan halus.

”Kata ayah, fotonya nanti saja setelah mandi, karena sekarang masih kucel belum mandi,” ujar salah satu kerabat korban.

Namun makna kata ”mandi” yang dimaksud sang ayah rupanya seperti tanda, bahwa foto dilakukan setelah ayahnya dimandikan.

Sebelumya, Alpian dirawat di Rumah Sakit Handayani, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara karena mengalami serangan jantung pada 14 September.

Namun lantaran kondisinya belum membaik, dokter merujuk agar dirawat di RS Abdul Moeloek pada 20 September 2023.

Usia pertemuan terkahir itu, ayah Alpian Mansyur tutup usia. Seketika pecah tangis memenuhi seluruh ruang perawatan. Sang ayah pergi usai melihat anak perempuanya berhasil diwisuda.

”Semoga ayah Alpian Mansyur Bin Wan Masyur khusnul khotimah dan ayah pasti bangga sempat melihat kamu sudah wisuda,” tandas kerabatnya.

Selanjutnya jasad sang ayah dibawa ke rumah duka di Lampung Utara. Lantas dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) tak jauh dari kediamannya. (*)