Selasa 27-10-2026,22:33 WIB
Reporter:
MG – Shofy Yulia |
Editor:
Jefri Ardi

–Kementerian Luar Negeri RI
RADARTVNEWS.COM – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Nasir menyatakan kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres ke Indonesia merupakan bentuk pengakuan atas peran aktif Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia dan kerja sama multilateral.
Pernyataan tersebut disampaikan Arrmanatha dalam konferensi pers bersama Guterres di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, pada Senin (19/10/2026). Kunjungan ini juga dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan kontribusi Indonesia di tingkat internasional.
Arrmanatha menjelaskan bahwa menjelang akhir masa jabatannya pada 2026, Guterres hanya mengunjungi sejumlah negara terpilih. Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapat kehormatan tersebut karena konsistensinya dalam mendukung perdamaian dan diplomasi global.
Dalam pertemuan bilateral, Menlu RI menyampaikan tiga pesan utama, yakni pentingnya multilateralisme, perlunya reformasi PBB dan sistem multilateral, serta komitmen Indonesia untuk terus mendukung organisasi internasional tersebut.
Ia menegaskan bahwa kerja sama multilateral menjadi kebutuhan penting bagi negara-negara, khususnya negara-negara berkembang, dalam menghadapi berbagai tantangan global yang tidak dapat diselesaikan secara mandiri.
Indonesia juga mendorong reformasi PBB agar menjadi lembaga yang lebih efektif, akuntabel, dan responsif terhadap perkembangan dunia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030.
Selain itu, Indonesia berkomitmen melanjutkan kontribusinya dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB serta mendukung agenda keamanan, kemanusiaan, dan pembangunan global.
Terkait Palestina, Arrmanatha kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap terciptanya perdamaian yang adil dan berkelanjutan melalui solusi dua negara. Guterres turut mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam mendukung rakyat Palestina dan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Guterres menyebut Indonesia sebagai salah satu pilar multilateralisme dan mengapresiasi peran diplomasi Indonesia dalam menjembatani berbagai kepentingan di tingkat regional maupun global.
Rangkaian kunjungan Guterres di Indonesia berlangsung pada 18-19 Oktober 2026. Selain bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Guterres mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Sentul dan menghadiri forum Foreign Policy Circle Talks yang membahas masa depan PBB dan kerja sama multilateral.
BACA JUGA: Obama Dukung Abdul El-Sayed dalam pemilu AS dan Sindir Keras Kebijakan Pemerintahan Trump
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi Indonesia dan PBB untuk memperkuat kemitraan dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional serta menghadapi berbagai tantangan global melalui kerja sama antarnegara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
kementerian luar negeri ri












