Kamis 29-10-2026,22:39 WIB
Reporter:
MG – Shofy Yulia |
Editor:
Jefri Ardi

–Instagram @sar_nasional
RADARTVNEWS.COM – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar Latihan Kedaruratan Kecelakaan Kapal Penumpang Asing dan Domestik Tahun 2026 di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi kecelakaan Kapal penumpang di perairan Selat Sunda.
Latihan tersebut dipimpin Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, dan diikuti jajaran Direktorat Kesiapsiagaan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang maritim yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan atau search and rescue (SAR).
Pelaksanaan latihan menggunakan metode Table Top Exercise (TTX) dan Tactical Floor Game (TFG) tanpa pengerahan alat utama. Kedua metode tersebut digunakan untuk menguji perencanaan respons darurat, mekanisme koordinasi, serta pembagian peran antarinstansi dalam menangani kecelakaan kapal penumpang.
Kegiatan diawali dengan pemaparan standar operasional prosedur (SOP) keadaan darurat pada kapal penumpang domestik dengan otoritas SAR. Materi mencakup penilaian awal, aktivasi tanggap darurat di kapal, pelaporan resmi kepada SAR, hingga pelaksanaan penanganan di lokasi kejadian.
Peserta juga menerima materi mengenai strategi mitigasi keselamatan pelayaran nasional, dilanjutkan dengan simulasi TTX oleh analis kebijakan dan pemaparan skenario TFG oleh pejabat Kantor Pencarian dan Pertolongan (PKPP) Ahli Muda.
BACA JUGA:Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Ini Batas Gaji dan Syarat Terbarunya!
Melalui simulasi tersebut, Basarnas menguji kesiapan prosedur, efektivitas komunikasi, dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat. Kesamaan pemahaman dan kejelasan pembagian tugas menjadi aspek penting agar setiap unsur dapat bertindak secara terpadu ketika terjadi kecelakaan kapal.
Latihan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi SAR, khususnya dalam menghadapi potensi kecelakaan kapal penumpang di perairan Selat Sunda, dengan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
basarnas












