Kamis 15-10-2026,20:07 WIB
Reporter:
MG – Adinda Laudya Syifa|
Editor:
Jefri Ardi

—
RADARTVNEWS.COM — Kopi dan pare sama-sama memiliki rasa pahit, tetapi banyak orang lebih menikmati Kopi dibandingkan sayuran tersebut. Bahkan, sebagian orang terbiasa meminum Kopi hitam tanpa gula, tetapi enggan mengonsumsi pare. Perbedaan ini ternyata berkaitan dengan kebiasaan, aroma, dan cara otak memproses pengalaman rasa.
Aroma Kopi Membuat Rasa Pahit Lebih Menarik
Kopi tidak hanya menawarkan rasa pahit, tetapi juga memiliki aroma khas yang terbentuk selama proses pemanggangan biji. Perpaduan aroma dan cita rasa tersebut membuat pengalaman minum kopi terasa lebih kompleks.
Selain itu, kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan kewaspadaan untuk sementara waktu. Sebagian orang kemudian mengaitkan kebiasaan minum kopi dengan aktivitas menyenangkan, seperti bersantai, belajar, atau bekerja.
Pengalaman positif tersebut dapat membuat rasa pahit kopi lebih mudah diterima, bahkan menjadi bagian dari cita rasa yang disukai.
Pare Memiliki Kepahitan yang Lebih Menonjol
Berbeda dengan kopi, pare dikenal karena rasa pahitnya yang cukup dominan. Karakteristik ini membuat sebagian orang sulit menikmatinya, terutama jika tidak terbiasa mengonsumsi sayuran tersebut sejak kecil.
Cara pengolahan juga dapat memengaruhi penerimaan terhadap pare. Penggunaan bumbu dan teknik memasak tertentu dapat membantu menyeimbangkan rasa pahitnya sehingga lebih mudah dinikmati.
Kebiasaan Memengaruhi Selera
Penerimaan terhadap rasa pahit tidak hanya ditentukan oleh lidah, tetapi juga oleh pengalaman dan kebiasaan seseorang. Orang yang terbiasa minum kopi dapat memiliki toleransi lebih tinggi terhadap rasanya dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.
Hal serupa berlaku pada pare. Seseorang yang sering mengonsumsi pare sejak kecil mungkin tidak terlalu terganggu dengan rasa pahitnya.
Meski demikian, tidak semua orang memiliki preferensi yang sama. Ada orang yang menyukai pare, tetapi tidak tahan dengan kopi hitam.
Pada akhirnya, perbedaan penerimaan terhadap kopi dan pare dipengaruhi oleh kombinasi karakteristik rasa, aroma, pengalaman, serta kebiasaan makan dan minum. Rasa pahit yang awalnya dianggap tidak menyenangkan pun dapat menjadi favorit ketika seseorang terbiasa
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
universitas airlangga












