Selasa 03-11-2026,10:53 WIB
Reporter:
MG – Shofy Yulia |
Editor:
Jefri Ardi

–Kementerian Kesehatan RI
RADARTVNEWS.COM – Cakupan pemberian obat pencegahan tuberkulosis (TBC) di DKI Jakarta mengalami peningkatan hingga lima kali lipat dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya cakupan pemberian obat pencegahan masih di bawah 5 persen, kini angkanya telah mencapai lebih dari 26 persen.
Peningkatan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, saat melakukan kunjungan kerja untuk memantau dan mengevaluasi penanggulangan TBC di Puskesmas Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (2/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Benjamin meninjau pelaksanaan program penanggulangan TBC, terutama penemuan kasus baru, pelacakan kontak erat pasien, serta pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada masyarakat yang berisiko tertular.
Menurut Benjamin, upaya penanggulangan TBC tidak cukup hanya berfokus pada pengobatan pasien yang telah terdiagnosis. Pencegahan penularan juga perlu diperkuat melalui pemeriksaan dini dan pemberian obat kepada orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.
Ia menjelaskan, masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TBC perlu segera menjalani pemeriksaan. Apabila memenuhi kriteria, mereka dapat memperoleh terapi pencegahan, sedangkan orang yang telah terdiagnosis TBC harus segera mendapatkan pengobatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan dalam memperkuat upaya pengendalian TBC di wilayah Jakarta.
Ani menyebutkan, ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan di Jakarta telah mendukung penanganan pasien TBC. Namun, penguatan upaya pencegahan masih menjadi pekerjaan rumah agar kasus TBC tidak terus berulang setiap tahunnya.
BACA JUGA:Jangan Asal Konsumsi, Kemenkes Beri Peringatan soal Produk Zero Sugar
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Kesehatan terus mengoptimalkan pelacakan kontak erat, penemuan kasus, pemberian terapi pencegahan, dan pengobatan bagi pasien TBC.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap penularan TBC dapat ditekan dan upaya eliminasi TBC di Jakarta dapat berjalan lebih cepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
kementerian kesehatan ri












