Kamis 05-11-2026,20:24 WIB
Reporter:
MG – Yuha Ilaiya Nafiah|
Editor:
Jefri Ardi

Sejumlah musisi mengacungkan simbol tiga jari di ajang AMI Awards.-Tangkapan layar-AMI Awards
RADARTVNEWS.COM — Ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 tidak hanya menjadi tempat bagi para musisi untuk merayakan pencapaian di industri musik Tanah Air. Acara yang digelar pada 4 November 2026 tersebut juga menjadi panggung bagi sejumlah musisi untuk menyampaikan pesan sosial melalui gestur salam tiga jari atau three-finger salute.
Gestur tersebut terlihat dilakukan oleh beberapa musisi ketika menghadiri maupun menerima penghargaan.
Aksi ini menarik perhatian karena disertai pesan mengenai solidaritas, kepedulian terhadap lingkungan, hingga berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat.
Sejumlah musisi yang terlihat menunjukkan salam tiga jari di antaranya Hindia atau Baskara Putra, Kunto Aji, Perunggu, Andien, Idgitaf, Naykilla, dan Enau. Mereka menyampaikan pesan dengan cara masing-masing, tetapi memiliki benang merah berupa ajakan untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial dan lingkungan.
Salah satu momen tersebut terlihat ketika Hindia bersama Dipha Barus menerima penghargaan kategori Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik melalui lagu berjudul “Nafas”.
Dalam kesempatan itu, Baskara Putra mendedikasikan penghargaan yang diraihnya kepada masyarakat yang mengalami kesulitan bernapas akibat kebakaran alam, kebijakan yang tidak berpihak, serta kondisi masyarakat yang saling diadu domba.
“Untuk yang sulit bernafas karena kebijakan tidak berpihak kepada kita semua dan untuk yang masih di adu domba,” kata Baskara dalam pidatonya di AMI Awards 2026.
BACA JUGA:Salam Tiga Jari Kerap Muncul Saat Demonstrasi, Ini Makna di Baliknya
Pesan tersebut menjadi sorotan karena menghubungkan pencapaian di dunia musik dengan persoalan yang lebih luas. Melalui pernyataannya, Baskara turut mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan.
Sementara itu, Kunto Aji menyampaikan pesan singkat berbahasa Inggris, yakni “Power to the people”. Ungkapan tersebut memiliki arti kekuasaan untuk rakyat dan menjadi bentuk penyampaian aspirasi mengenai pentingnya suara masyarakat.
Kelompok musik Perunggu juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mengingatkan pentingnya saling membantu dan menguatkan satu sama lain. Pesan ini disampaikan sebagai ajakan agar masyarakat tetap menjaga solidaritas di tengah situasi yang sedang dihadapi.
Di sisi lain, penyanyi Andien menyoroti kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi korban kebakaran dan bencana alam. Ia juga mengingatkan bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan manusia, tetapi turut mengancam kehidupan hewan yang berada di wilayah terdampak.
Pesan lainnya disampaikan oleh Idgitaf. Saat menerima penghargaan, ia mengangkat persoalan bencana banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan. Ia mengingatkan pentingnya restorasi serta akuntabilitas dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut. Idgitaf juga menyinggung bahwa masyarakat memiliki pengalaman berbeda dalam menghadapi kondisi alam.
Selain nama-nama tersebut, Naykilla, Enau, serta sejumlah penampil lainnya turut memperlihatkan gestur salam tiga jari di atas panggung. Kehadiran simbol tersebut membuat malam penghargaan musik itu tidak hanya diwarnai perayaan karya, tetapi juga penyampaian aspirasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












