Wednesday, July 28, 2021

Bangun Hotel, PT WHP Gusur Pedagang

Most Read

Radartvnews.com- Puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung bersitenggang dengan pedagang kaki lima di kawasan jalan sultan agung, Way Halim, Bandar Lampung (22/1). Sejumlah pedagang disepanjang median jalan kawasan Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim ini menolak di gusur  atas permintaan PT Way Halim Permai selaku pemilik tanah dengan luas 7,8 hektar.

Di area lahan ini petugas  yang sudah mendatangkan eskavator berencana untuk menertibkan  70 lapak yang berdiri di area lahan milik PT WHP, dalam kesepakatan yang diambil bersama pedagang masih diberi  waktu lima hari sedangkan 33 lapak akan di bongkar.

Herman salah satu pedagang yang sudah tiga tahun menempati kiosnya mengatakan, pedagang menolak untuk dibongkar  dikarenakan petugas hanya mempermasalahkan kios mereka yang berada di pinggir lahan sementara terdapat dua lokasi usaha yang tidak diminta pergi oleh pemilik lahan.

Berita Lainnya  Tes Acak Swab, 4 Warga Pasar Tengah Reaktif Covid-19

“tiga tahun udah dagang, yang jadi inti permasalah di dalam PKOR kita merasa tidak duduk disana kok kena imbas,ada dua lokasi kok gak dibongkar kalau bongkar bongkar semua,” kata Herman.

Sementara kabid Penegakan Perda Satpol PP Lampung Ahmad Lakoni menjelaskan pembongkaran dilakukan dikarenakan  PT Wayhalim Permai akan membangun hotel bintang lima,  sport center, apartemen dan gedung pertemuan di lokasi  ini  dan atas permintana  pemilik lahan akan memasang pagar untuk pengamanan material serta pembersihan di sepanjang drainase yang di tutup oleh para pedagang.

Berita Lainnya  Mafia Farmasi Gentayangan, Vitamin dan Obat Mulai Hilang

Selain itu, terkait penertiban Ahmad Lakoni menjelaskan pihaknya sudah memerikan teguran dan peringatan, dari hasil audiensi pedagang mau pindah. PT WHP menunggu hingga lima hari kedepan agar para pedangang bisa membersihkan lapaknya sendiri, namun hingga senin depan mendatang tidak ada di bongkar petugas kembali akan melakukan pembongkaran paksa.

“kita sudah cukup tahapan yaitu teguran dan peringatan sudah ada hasil audensi dimana kawan-kawas sudah keluar semua, PT Way Halim memberikan waktu lima hari kedepan kalau gak kita kosongkan fakta,” kata Ahmad Lakoni.(ren/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Tes Acak Swab, 4 Warga Pasar Tengah Reaktif Covid-19

Radartvnews.com- Puluhan penjaga toko dan pengunjung pasar tengah, Bandar Lampung , Selasa siang (27/7) melakukan tes swab antigen secara acak. Dari 25 sampel yang...

berita terkait lainnya