Tuesday, June 22, 2021

Gaduh Pesepeda Dipajak, Pemerintah Kehabisan Akal

Most Read

Radartvnews.com- Kementerian Perhubungan sempat membuat gaduh kalangan pencinta sepeda. Dirjen Perhubungan Darat sempat mengusulkan tentang regulasi tentang sepeda serta objek pajak.

Meski pernyataan tersebut telah di bantah oleh juru bicara Kemenhub, namun rencana Kemenhun menuai komentar beragam.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Lampung mengatakan, dalam kasus ini pemerintah dinilai bertindak tanpa berfikir panjang. Seharusnya pemerintah terlebih dahulu melihat sejauh mana tren penggunaan sepeda, menyediakan fasilitas bagi mereka, jangan langsung berfikir untuk mencari objek pajak

“Lihat dulu sejuah mana tren pengguna sepeda, apasaja fasilitas jangan langsung berfikir untuk mencari objek pajak,” jelasnya.

Dedi Hermawanmenambahkan,Meski hutang negara setiap hari semakin bertambah, pemerintah seharunya menjaga agar tidak ada anggapan bahwa negara sedang bangkrut.

Berita Lainnya  Disnaker Sulit Lacak Karena Ilegal, TKW Lampung Disiksa di Malaysia

Sebelumnya, wacana pengenaan pajak pada pesepeda itu muncul saat Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi melakukan diskusi secara virtual pada hari jumat bersama Korlantas Polri

Akhirnya, Pajak Sepeda Dibantah

Kementerian Perhubungan RI, membantah jika saat ini tengah membuat aturan mengenai pemungutan pajak bagi pengguna sepeda. Namun, Kemenhub menyatakan bahwa saat ini tengah merancang regulasi terkait penggunaan sepeda sebagai moda transportasi.

Kemenhub juga meminta agar pemerintah daerah turut serta dalam merancang regulasi bagi para pesepeda tersebut. Sementara itu di Pemprov Lampung nampaknya belum ada pembahasan khusus tentang sepeda.(sah/lih/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Presiden-Kapolri Perintah Berantas, Preman Malah Rusak Rumah Warga

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Disnaker Sulit Lacak Karena Ilegal, TKW Lampung Disiksa di Malaysia

Radartvnews.com- Tergiur pekerjaan dengan gaji yang menjanjikan, membuat Sulistinah warga  Way Huwi, Jatiagung, Lampung Selatan nekat menjadi tenaga kerja migran secara ilegal di Malaysia...

berita terkait lainnya