Monday, July 26, 2021

Penganiayaan Perawat Puskesmas Lapor Balik, Terlapor Klaim Bela Diri

Most Read

Radartvnews.com –  Terduga pelaku penganiayaan perawat Puskesmas Kedaton melaporkan balik korban ke polisi. Dengan ditemani oleh kuasa hukumnya, Awang Helmi (47), warga Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung melaporkan balik Rendy Kurniawan perawat Puskesmas Kedaton atas kejadian pemukulan yang terjadi Minggu (4/7) dini hari kemarin.

Dalam laporan  Awang Helmi mengklaim keterangan yang disampaikan Rendy Kurniawan yang dimuat di media tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Dia mendatangi puskesmas untuk meminta oksigen karena keadaan yang mendesak, namun kedatangannya tak disambut ramah oleh perawat sehingga terjadi pemukulan antara korban dan terduga pelaku. Terkait pemukulan, dirinya mengaku Rendy Kurniawan memukul terlebih dahulu dan dirinya hanya membela diri.

 

Penganiayaan Nakes, Polisi Periksa Saksi Korban

Berita Lainnya  Vaksinasi Anak Molor 2 Pekan

Diberitakan sebelumnya, lantaran mempertahankan tabung oksigen yang ingin dibawa pulang oleh tiga orang tak dikenal, Rendy Kurniawan, perawat Puskesmas Kedaton Bandar Lampung harus menjalani perawatan di RSUD Abdul Moeloek.

Korban mengalami luka lebam pada bagian kepala usai dikeroyok pada minggu (4/7) pagi sekira pukul 04.30 WIB.

Kapolsek Kedaton, Kompol Ery Hafri mengatakan bahwa korban telah melaporkan peristiwa ini ke Mapolsek Kedaton Bandar Lampung. Sejumlah saksi dan korban telah dimintai keterangan sebagai saksi.

Berita Lainnya  Buka Lapak, Pedagang Pulang Tangan Kosong

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana akan menjamin segala biaya perawatan korban serta akan mendampingi proses hukum. Walikota Bandar Lampung juga mendesak Polisi agar segera mengungkap kasus ini.(rmd/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

UNTUK ANDA

BERITA TERKINI

Ruas Tol Terpeka Diperketat, Volume Kendaraan Turun

Radartvnews.com - Pemerintah pusat memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021. Menyikapai keputusan tersebut, PT Hutama Karya melanjutkan penyekatan di...

berita terkait lainnya