Thursday, March 4, 2021

BRI Bantah Rp 40 Triliun Hilang

Most Read

Fenomena Hail Lampung, Hujan Es Guyur Pesawaran

Radartvnews.com- Fenomena hail atau hujan es terjadi di Kabupaten Pesawaran (3/3). Butiran es sebesar kelereng turun disertai hujan  deras dan...

Gebrakan Perdana, Bakal Pangkas TKS

Radartvnews.com- Walikota Bandarlampung Eva Dwiana akan melakukan pendataan ulang Tenaga Kontrak Sementara (TKS) di lingkup pemerintah kota setempat. Hal itu...

Pelantikan Eselon II, Kadisdikbud Metro Ditarik ke Pemprov

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melantik dua Pejabat Eselon II. Kepada Pejabat yang baru dilantik, diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan...

Dibongkar Polres Pesawaran, Muncikari Bekilah Bisnis Prostitusi

Radartvnews.com- Salah satu keberhasilan dalam Operasi Cempaka Polres Pesawaran selama 14 hari yaitu membongkar bisnis prostitusi di dusun 2,...

Jadi Tersangka Korupsi, Eks Dirut BUMD Lambar Desak Polisi Ungkap Tersangka Lain

Radartvnews.com- Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menetapkan dua orang tersangka terkait dugaan korupsi di BUMD milik...

67 Obat Ranitidin Ditarik

Radartvnews.com - BPOM kembali memutuskan untuk menarik 67 obat ranitidin dari pasaran. Putusan ini menyusul dengan temuan NDMA  atau...

Radartvnews.com- Dikawal ratusan aparat kepolisian Mulyadi alias Bijay dengan membawa puluhan karyawannya mendemo kantor BRI Cabang Kotabumi, Lampung Utara, rabu 27 februari 2019.

Dirinya mengatakan jika dari dua rekening yang dimiliki satu diantaranya diduga digandakan oleh pihak bank. Bahkan Mulyadi mensinyalir adanya manipulasi data yang mengakibatkan dirinya mengalami kerugian mencapai empat puluh triliun rupiah.

“rekening di buat dua, saya punya bukti untuk dipertangungjawabkan kerugian saya sekitar 40 triliun,” kata Mulyadi.

Setelah dilakukan dialog bersama pihak bank yang difasilitasi oleh Polres Lampung Utara tidak ditemukan jalan keluarsehingga Mulyadi mengaku akan menempuh jalur hokum.

Menanggapi ini, Arry Sabdo Ananto selaku Kepala Cabang BRI Lampung Utara membantah jika pihaknya telah melakukan manipulasi data dan menggandakan rekening Mulyadi.

“dua rekening itu yang dobel nggak ada, dua rekening itu transaksi sudah close, kami sudah siap data bila memang harus dilakukan melalui jalur hokum,” kata Arry.

Menurut Arry Sabdo Ananto memang Mulyadi memiliki dua rekening namun keduanya telah di close karena tak memiliki saldo sejak beberapa waktu lalu.(sas/san)

berita menarik lainnya

BERITA TERKINI

Dibongkar Polres Pesawaran, Muncikari Bekilah Bisnis Prostitusi

Radartvnews.com- Salah satu keberhasilan dalam Operasi Cempaka Polres Pesawaran selama 14 hari yaitu membongkar bisnis prostitusi di dusun 2, desa sukaraja kecamatan gedongtataan, Pesawaran. Petugas...

berita terkait lainnya