Sunday, February 28, 2021

IRT Penyuplai Sabu Tuntut 17 Tahun

Most Read

Tiba di Kampung Halaman, Korban Penembakan CS Dimakamkan Besok

Radartvnews.com- Jenazah Doran Markus Manik salah satu korban penembakan oleh oknum polisi bripka CS tiba di kediaman rumah orang...

Paripurna Pidato Walikota Metro 2021-2024, Wahdi Siap Jalankan 9 Program Kampanye

Radartvnews.com- Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution memimpin rapat paripurna penyampaian pidato sambutan Wali Kota terilih periode 2021-2026,...

Wali Kota Baru Bandar Lampung, Geber Lima Sektor Vital

Radartvnews.com- Pasca dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Bandar Lampung priode 2021-2026 Eva Dwiana-Deddy Amarullah menyampaikan program kerja...

Ungkap Kasus, Makam Balita di Lampung Timur Dibongkar

Radartvnews.com- Untuk pentingan penyidikan dan mengetahui penyebab kematian H-S (5) jajaran Kepolisian Lampung Timur dibantu petugas forensik Polda Lampung...

Arinal Ajak 7 Kepala Daerah Pemenang Pilkada Bangun Lampung

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi melantik 7 kepala daerah dan wakil terpilih dalam pemilihan kepala daerah serentak desember...

Ini Gaji Anggota DPRD Lampung Setelah Dilantik

Sekertariat DPRD Provinsi Lampung menggelar proses pengucapan sumpah janji delapan puluh lima anggota DPRD Provinsi periode 2019 – 2024. Pekan ini juga,...

Radartvnews.com- Terdakwa kepemilikan 2 kilogram sabu dituntut Jaksa Penuntut Umum selama 17 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara. Jaksa menyatakan, wanita asal kelurahan duri timur, kecamatan mandau kabupaten bangkalis, provinsi Riau bersalah sudah dua kali meloloskan barang haram itu dari riau ke Lampung.

Jaksa Penuntut Umum Sabi’in menjerat Nia Apriani dengan pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika.

Wanita muda itu bersalah memiliki empat paket sabu yang beratnya 2 kilogram. Terdakwa ditangkap petugas Direktorat Narkoba Polda Lampung, dijalan kartini, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung  tepatnya didepan saat menunggu seseorang mengambil barang itu, pada september 2018.

Petugas mendapatkan barang  bukti  narkoba  didalam tas yang disimpan didalam snack makanan. Dipersidangan terungkap, terdakwa mendapatkan upah Rp20 juta  dari rekan berinisial  l  bila barang itu sampai kepada orang yang dituju.

Sebelum ditangkap petugas, Nia juga pernah membawa barang haram sabu 1 kg dari Riau ke Lampung dengan upah Rp10 juta.

Sidang beragendakan tuntutan sekaligus nota pembelaan atau pledoy ini ditunda pekan depan dengan agenda putusan majelis.(lds/san)

berita menarik lainnya

BERITA TERKINI

Wali Kota Baru Bandar Lampung, Geber Lima Sektor Vital

Radartvnews.com- Pasca dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Bandar Lampung priode 2021-2026 Eva Dwiana-Deddy Amarullah menyampaikan program kerja dihadapan DPRD Kota Bandar Lampung. Didepan...

berita terkait lainnya