Scroll untuk membaca artikel
EventPeristiwaUtama

Berkibarnya Bendera Raksasa di Tebing Sepago

11
×

Berkibarnya Bendera Raksasa di Tebing Sepago

Share this article
KAMI BANGGA : Inilah bendera raksasa yang berhasil dibentangkan di Tebing Sepago, Sukarame II, Bandarlampung, Rabu 17 Agustus 2022. (Foto IST)

BANDARLAMPUNG : Banyak cara merayakan Peringatan Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia. Jika pejabat pemerintah melakukan upacara bendera di lapangan terbuka, atau anak sekolah upacara di halaman sekolah.

Maka lain lagi cara anak – anak pecinta alam dan organisasi relawan. Mengusung kolaborasi bersama TNI, Polri, dan Basarnas. Sedikitnya 150 orang menggelar upacara di tengah tengah alam terbuka.

Sebagian peserta upacara berada di kaki tebing Sepago, Sukarame II, Bandarlampung. Sementara sejumlah petugas pengibar bendera, mencoba membentangkan bendera raksasa dari atas tebing dengan ketinggian 150 meter.

Seketika, jantung ini berdetak kuat kala melihat bendera merah putih itu terbentang di atas ketinggian. Rasa bangga, bercampur dengan takjub. Ada sebuah proses panjang, kerja keras dan meredam rasa takut.

Membutuhkan keahlian khusus teknik memanjat tebing bagi para petugas pengibar bendera. Ditambah medan terjal dengan bebatuan tajam khas tebing. Namun dengan semangat membara, para petugas akhirnya mampu mengibarkan bendera berukuran 25 x 12 meter persegi.

”Kami berkolaborasi dan sinergi lintas stakeholder, memiliki cara sendiri merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Diki Satria, Ketua Pelaksana kegiatan ini.

Aktivias Mahepel Unila ini menyatakan cara unik ini merupakan upaya menghayati bagaimana pahlawan memperjuangkan kemerdekaan NKRI, serta  memupuk nilai nilai nasionalisme.

”Alhamdulillah, semua proses bisa dilaksanakan dengan lancer,” bebernya.

Adapun yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini yaitu Korem 043/Gatam, Polda Lampung, Marinir, Basarnas, Vertical Rescue Indonesia Regional Lampung dan Forum Rescue Relawan Lampung, FRB Lampung, BPBD Lampung, Pammat Ditsamapta Polda Lampung.

Kemudian PMI Lampung, Mahepel Unila, Watala, Mahusa Unila, Mapala UBL, KMPA Itera, Mapala Jurai Siwo, Cakrawala Unila, Gumpalan Unila, Candra Cala, Pastabel, FPTI Pengkot Metro, PILS, dan Rangrang Outdoor serta organisasi pecinta alam dan relawan lainnya.

Tidak kalah seru adalah juga dilaksanakan perintisan  pemasangan sebanyak 77 jalur panjat tebing. (TIM)