Scroll untuk membaca artikel
Lampung Utara

5 Kecamatan di Lampura Terendam, Longsor dan 1 Jembatan Putus

10
×

5 Kecamatan di Lampura Terendam, Longsor dan 1 Jembatan Putus

Share this article

LAMPUNG UTARA- Hujan deras yang sejak Rabu malam (8/3) hingga Kamis pagi (9/3) mangakibatkan banjir bandang di Kabupaten Lampung Utara.

Dari data BPBD,  setidaknya ada lima kecamatan terdampak banjir yaitu Kecamatan Abung Selatan, Kotabumi, Kotabumi Selatan, Abung Tinggi dan Abung Timur.

Tidak hanya menerendam ratusan rumah warga, banjir juga mengakibatkan satu jembatan di wilayah Kelurahan Kembang Tanjung terputus. Banjir  menutup akses jalan diberbagai wilayah seperti di Jalan Abung Timur, Jalan Punai Kotabumi Selatan.

Warga dibantu badan penanggulangan bencana, berjibaku mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam rumah.

“Hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu malam hingga dengan turun sejak tengah malam hingga pagi hari ,” ujar Antori Ketua RT 04 lingkungan 07 kelurahan Tanjung Aman.

Sementara Kepala BPBD Lampung Utara Nozi Efialis mengimbau warga terdampak banjir untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.”Kami mengimbau warga agar sementara waktu mengungsi ke lokasi yang aman,”jelasnya.

Banjir di Lampung Utara juga mengakibatkan longsor, sehingga menutupi jalan utama di Desa Dwikora  perbatasan Lampung Utara dan Lampung Barat.

 

Jasad korban berhasil ditemukan warga, setelah dua jam melakukan pencarian.

Nekat Seberangi Banjir, Siswa SD Tenggelam

Warga melakukan pencarian Adi Candra Saputra bocah berusia 10 tahun kelas tiga Sekolah Dasar yang tenggelam saat menyeberangi sungai yang meluap akibat banjir di Jalan Wijaya Kusuma RT 02, LK 03, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara.

Korban terpeleset saat hendak pulang kerumah usai bersekolah bersama dua rekannya. Korban bersama teman nekat melintasi jalan yang tergenang air. “Derasnya arus sungai mengakibatkan korban terpelseat dan terbawa arus,” jelas Marido Najaya lurah Sribasuki.

Jasad korban berhasil ditemukan warga, setelah dua jam melakukan pencarian hingga Kamis Siang 9 Maret 2023.

Korban sempat dibawa kerumah sakit untuk memastikan kondisinya, namun nyawa korban tidak tertolong.(sas/san)