Scroll untuk membaca artikel
Tanggamus

Dikepung Banjir, Warga Semaka Tak Laksanakan Salat Idul Adha

6
×

Dikepung Banjir, Warga Semaka Tak Laksanakan Salat Idul Adha

Share this article

”Terjadi bencana banjir akibat tanggul jebol di Pekon Padawaras, Kecamatan Semaka, di Tanggamus. Bahkan ada rumah yang roboh," tulis Rangga. 

IDUL ADHA BANJIR : Warga sejumlah pekon di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus tidak mengikuti salat Idul Adha karena banjir, Kamis 29 Juni 2023. (foto Net)

SEMAKA : Banjir yang terjadi akibat luapan Way Semaka menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh total. Selain menyababkan sejumlah rumah roboh dan lalu lintas jalan lintas barat (jalinbar) putus. Warga di Kecamatan Semaka tak melaksanakan salah Idul Adha.

Hujan mengguyur kawasan Semaka sejak Rabu 28 Juni 2023 petang, dan terus berlangsung hingga malam. Banjir baru dirasakan saat Kamis 29 Juni mulai pukul 3.00 pagi.

Sejumlah lokasi terdampak banjir adalah Pekon Padawaras,Bangunrejo, Kacapura, dan Srikaton. Informasi banjir menyebar luas di grup pertemanan whatsapp Relawan Lampung yang disampaikan Tim Rescue Padawaras beridentitas Rangga.

”Terjadi bencana banjir akibat tanggul jebol di Pekon Padawaras, Kecamatan Semaka, di Tanggamus. Bahkanaada rumah yang roboh,” tulis Rangga.

Lantas, pihaknya mengimbau masyarakat agar berhati hati saat melintas di Pekon Padawaras  karena banjir dengan intensitas arus cukup deras. Akibat banjir menyebabkan putusnya arus lalulintas dari Tanggamus menuju Krui atau sebaliknya. Disarankan agar, pengemudi masuk kantong parkir hingga diizinkan melintas oleh kepolisian.

Kepala Pekon Pardawaras Teriatmaja mengatakan luapan banjir terasa sekira pukul tiga pagi. Memang diakui, hujan dengan intensitas sedang terjadi sejak Kamis sore. Namun seperti tiada jeda, hujan terus turun.

Warga Butuh Bantuan

Pihak Kepala Pekon Pardawaras juga sudah melaporkan kondisi ini kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus agar segera melakukan aksi pertolongan.

Selain rumah roboh, lahan pertanian dna perkebunan juga terdampak banjir. Namun belum diketahui jumlah kerugian. Hanya saja, banjir menggenangi lapangan pekon dan tempat ibadah. Warga memilih menjaga dan menyelamatkan harta benda.

”Untuk Idul Adha sejumlah masyarakat memang tidak bisa mengikuti salat Ied,” jelasnya.

Sejauh ini belum dapat dilaporkan adanya korban jiwa atau nilai kerugian materi. (*)