Scroll untuk membaca artikel
Lampung Selatan

Dalam Sehari 2 Lakalantas Di Tol Lampung 2 Orang Tewas

75
×

Dalam Sehari 2 Lakalantas Di Tol Lampung 2 Orang Tewas

Share this article
AKIBAT NGANTUK : Dua lakalantas maut di dua waktu dan tempat berbeda di Tol Lampung menyebabkan 2 penumpang tewas. (Foto Ist)

KALIANDA : Dalam satu hari, Ahad 9 Juli 2023 terjadi dua lakalantas maut di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dua orang meninggal dunia dalam dua insiden tersebut. Dari hasil penyelidikan Satlantas Polres Lampung Selatan diketahui penyebab kecelakaan maut ini sama.

Sopir melajukan mobil dalam kecepatan tinggi dan mengantuk. Kedua mobil sama sama menabrak buntut mobil truk yang ada di jalur lambat di sebelah kiri. Menariknya, dua korban tewas adalah penumpang yang duduk di kursi kiri sebelah sopir. Sedangkan dua orang sopir selamat.

Lakalantas Maut Pertama

Peristiwa pertama terjadi di KM 23 ruas Bakauheni – Terbanggi, Ahad pukul 05.18 pagi. Kronologis peristiwa ini berawal ketika minibus travel Toyota Hiace plat nomor polisi B 2873 TGW melaju dari arah Bakauheni menuju Bandarlampung.

“Minibus melaju dari Bakauheni di jalur lambat, dan menabrak buntut fuso di depannya,” jelas Kasat PJR Ditlantas Polda Lampung AKBP Sugeng Suhermanu.

Dugaan sementara Imam Baihaqi, sopir minibus mengantuk sehingga tidak bisa mengontrol kendaraannya.

“Dugaan sementara dari hasil pemeriksaan ini sopir mengantuk. Kami juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara,” imbuhnya.

Korban tewas dalam peristiwa ini adalah Elza Pratiwi. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi ini merupakan penumpang travel duduk di samping kiri sopir. Dia mengalami luka parah di bagian kepala dan wajah.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yolandra mengatakan jajaranya langsung ke TKP usai menerima laporan. Hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa sopir diduga mengantuk hingga mobil hilang kendali dan menghantam fuso.

“Dugaan sementara sopir mengantuk. Satu penumpang di samping sopir meninggal dunia,” kata Kasat Lantas.

Pihaknya juga mengevakuasi penumpang luka luka. Terdapat tiga penumpang luka berat dan enam orang luka ringan dibawa ke RS Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan.

Menurut Jonnifer, sebagian besar korban merupakan siswa SMA Al Kautsar Bandarlampung. “Sebagian penumpang siswa Al Kautsar, tapi korban meninggal dunia bukan dari Al Kautsar,” terangnya.