Scroll untuk membaca artikel
Lampung Selatan

Ini Kronologis Kejadian Santri Tenggelam dan Identitas Lengkapnya

33
×

Ini Kronologis Kejadian Santri Tenggelam dan Identitas Lengkapnya

Share this article
MASIH DICARI : Tim gabungan Basarnas, TNI dan Polisi masih melanjutkan pencarian atas seorang guru Ponpes Mambaul Hikam yang belum ditemukan. (Foto Basarnas)

SIDOMULYO : Keluarga besar Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung sedang dirundung duka cita mendalam. Suasana ceria, liburan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, pada 17 Agustus 2023 berubah menjadi kesedihan.

Menyusul peristiwa musibah terseret dan tenggelamnya guru dan sejumlah santri di Pantai Keramat, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, pada Kamis siang.

Kronologis Musibah

Guru dan 18 santri Ponpes Mambaul Hikam melaksanakan liburan HUT Kemerdekaan RI, dengan mengunjungi Pantai Keramat, Desa Suak.

Rombongan berangkat sekira pukul 11.00 WIB. Setelah tiba di pantai, mereka melaksanakan salat Zuhur dan makan siang. Setelah itu, guru dan sejumlah siswa mandi dan bermain di pantai.

Sekira jam 14.00 WIB, para santri di ampingi guru pengajar mandi di laut dengan jarak dari bibir pantai sekitar 30 meter. Saat itu, ketinggian akir sekitar 1 meter, dengan ombak relatif kecil dan tak bahaya.

Setelah itu, ombak berubah menjadi sedang dan belum disadari guru dan santri. Ombak dan gelombang berubah menjadi besar. Setelah itu, mereka digulung ombak.

Sejumlah nelayan di lokasi kejadian dibantu warga melakukan pertolongan. Tiga orang mampu diselamatkan. Mereka adalah M. Maftuh berstatus guru ponpes, dan dua santri yakni Mesina dan M. Albiansyah.

Seorang santriwati bernama Alviatuh Munawaroh (14) berhasil ditemukan dalam kondisi pingsan. Menggunakan ambulan, korban dibawa ke Puskesmas Sidomulyo. Tim medis mencoba menolong, namun nyawa remaja putri berusia 14 tahun ini tak mampu diselamatkan.

Basarnas, polisi, TNI, nelayan dan warga setempat terus mencari korban Dika. Hingga menjalang malam hari Tim berhasil menemukan guru berusia 21 tahun sudah tidak bernyawa. Jasadanya mengapung sekira 250 meter dari lokasi kejadian..

Identitas Korban Tewas Tenggelam

1.Alviatuh Munawaroh, 14 tahun, santri, alamat Desa Kotadalam, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan

2.Dika, 21 tahun, guru ponpes, alamat Desa Seloretno Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan

Korban Selamat

1. Maftuh, 24 tahun, guru ponpes, Desa Seloretno, Sidomulyo

2. Mesina,  12 tahun, santri ponpes, Desa Sidorejo, Sidomulyo

3. Albiansyah, 11 tahun, santri ponpes, Desa Siringjaha, Sidomulyo

Upaya pencarian dilakukan Tim gabungan Basarnas Pelabuhan Bakauheni, polisi, TNI, Banser, warga dan nelayan. (*)