Scroll untuk membaca artikel
Metro

Korban Suntik Filler Tergiur Tarif  Murah Ditawarkan Mawar Bintang Pantura 5

18
×

Korban Suntik Filler Tergiur Tarif  Murah Ditawarkan Mawar Bintang Pantura 5

Share this article
TARIF MURAH : Banyak perempuan tergiur dengan tarif murah suntik filler yang ditawarkan oleh Mawar Bintang Pantura 5. (Foto Tangkap Layar)

METRO : Wajar saja jika banyak perempuan di Metro dan Lampung Timur kepincut dengan promo suntik filler yang ditawarkan Mawar Kusuma.

Artis dangdut Bintang Pantura bernama asli Kesuma Wardani hanya membandrol harga suntik filler hanya Rp 800 ribu. Padahal harga resmi di klinik kecantikan tarifnya mencapai belasan juta rupiah.

Untuk diketahui, filler merupakan zat yang digunakan dalam tindakan kosmetik non-bedah, berguna untuk menghilangkan kerutan, garis halus, serta membuat wajah menjadi lebih kencang.

Ahli medis akan menyuntikkan zat tersebut melalui suntikan tepat di bawah kulit. Tindakan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan fitur wajah dan membuat tampilan wajah lebih muda.

Kasi Humas Polres Metro AKP Suliyani mengatakan, biaya sebesar Rp 800 ribu itu untuk sekali suntik belum termasuk biaya transportasi.

“Tersangka MK memasang tarif sebesar Rp 800 ribu untuk sekali suntik.,” kata Kasi Humas.

Dengan hara sangat murah itu, banyak perempuan usia 30 tahun ke atas yang ingin wajahnya kencang bebas kerut mulai tertarik. Promo disampaikan melalui media sosial dan dari mulut ke mulut.

“Korban tergiur karena tarif murah. Untuk promosinya ditawarkan melalui akun Instagram pribadinya,” imbuhnya.

Dari pemeriksaan diketahui jika praktik kecantikan ilegal itu sudah berjalan tiga bulan terakhir.

Pelaku Belajar Autodidak

Mawar mengaku mendapatkan keahilian suntik filler ini setelah belajar secara autodidak melalui media sosial (medsos). Seperti TikTok, Instagram, dan Twitter.

Untuk eksperimen, Mawar melakukan uji coba atas dirinya sendiri. Dengan menyuntikkan filler di dagu, bibir, dan hidung.

“Kini pihak kepolisian sudah menyerahkan cairan itu ke ahli untuk diteliti kandungannya,” ujarnya. (*)