“Segera musnahkan SIM card jika ada kendala, tidak boleh memesan wanita selama menginap di hotel,” jelas dia.
Tujuannya jelas untuk memutus mata rantai baik ke atas seperti ke ketua sindikat, dan kesamping seperti operator atau ke bawah.
Dengan begitu jika ada peristiwa penangkapan maka akan dulit diendus anggota kelompok ini.
Proses lainnya yakni adanya hubungan video call antara kurir dan operator sebelum mengirimkan barang. Setelah itu diberitahukan kode atau sandi operasi.
Saat ini, Mabes Polri bersama Interpol tengah memburu Fredy Pratama yang dikabarkan berada di luar negeri. Melalui sandi operasi Escpbar Indonesia, Polri terus memburu pria nomor satu urusan narkoba di Indonesia itu. (*)