Scroll untuk membaca artikel
Lampung Tengah

Belum Akan Dibangun, Bappeda Lamteng Cuma Lihat Jalan Rusak Di Anak Tuha

69
×

Belum Akan Dibangun, Bappeda Lamteng Cuma Lihat Jalan Rusak Di Anak Tuha

Share this article
HARUS SABAR : Akses jalan kabupaten di Lampung Tengah. (foto Radar TV)

LAMPUNG TENGAH : Masyarakat Kecamatan Anaktuha – Seputih Agung dan sekitarnya, yang kerap menggunakan akses jalan kabupaten lintas kampung Negara Aji Tuha harus lebih kuat bersabar. Karena akses berstatus jalan kabupaten itu belum akan diperbaiki dalam waktu dekat ini.

Baru – baru ini, Tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Tengah sudah terjun lakangan. Menunjau dan melihat dari dekat kondisi jalan dengan kerusakan parah tersebut.

Dipimpin langsung Kabid Infrastruktur Bappeda Lamteng Bahdan Perelo Indrapati meninjau jalan sepanjang 12,7 kilometer. Jalan ini menghubungkan mulai Dusun Sriwijaya Kampung Negara Aji Tua. Kecamatan Anaktuha ke Dusun Marhen Kampung Negara Bumi Udik.

Dilihat langsung dengan mata dan kepala, jikalau kondisi jalan kabupaten rusak hingga menghambat kelancaran lalu-lintas dan angkutan hasil bumi. Kerusakan ruas jalan ini sudah menahun dan banyak lubang.

Kunjungan dan turun lapangan pejabat pemerintah ini layaknya angin sorga. Sudah berapa kali pejabat turun, baik eksekutif atau legislatif. Berapa kali juga keluhan dan laporan jalan rusak ini sudah dilayangkan sejak beberapa waktu silam.

Warga banyak mengeluhkan tetapi tidak memiliki pilihan jalur alternatif. Jika musim kemarau panjang seperti tahun ini, banyak menimbulkan debu berterbangan. Sebaliknya, jika musim hujan sudah sangat bisa diprediksi menjadi becek, dan tergenang air.

”Debunya luar biasa. Entahlah, sampai kapan pemerintah bisa peduli. APBD sampai Rp1 triliun lebih, tapi seperti tidak ada bekas pembangunan,: ujar Nando, tokoh pemuda setempat.

Tunggu Dana Inpres

Bahdan Perelo Indrapati mengatakan perbaikan jalan kabupaten sudah direncanakan mulai tingkat dusun, kampung, kecamatan, dan kabupaten. ”Pemkab Lampung Tengah selalu mencari solusi alternatif agar pembangunan infrastruktur jalan bisa merata,” ujarnya berkelit.

Jalan kabupaten ruas Negara Aji Tua—Selusuban menunggu pendanaan inpres. Jika belum terealisasi tahun ini maka perbaikan diharapkan terwujud tahun depan.

”Ya intinya menunggu dana inpres atau instruksi presiden,” katanya halus. (*)