Sabtu 17-10-2026,21:27 WIB
Reporter:
MG – Annisa Nayla Meriza|
Editor:
Jefri Ardi

bangkai ikan sapu-sapu dari Kali Bekasi —
RADARTVNEWS.COM – Bau busuk menyengat tercium di sekitar aliran Kali Bekasi, Kota Bekasi, setelah ribuan ikan sapu-sapu ditemukan mati dan mengapung di permukaan sungai. Menangani kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengangkat sekitar 700 kilogram bangkai ikan pada Sabtu (17/10/2026).
Pengangkatan bangkai ikan dilakukan di sekitar Jembatan Kemang Pratama. DLH Kota Bekasi mengerahkan Tim Katak Orange dengan bantuan dua unit kapal listrik untuk menyisir aliran sungai dan mengumpulkan bangkai ikan yang menumpuk di sejumlah titik.
Pengawas Lingkungan Hidup DLH Kota Bekasi, Khanif, mengatakan sekitar 700 kilogram bangkai ikan berhasil diangkat pada hari pertama penanganan.
BACA JUGA:Bupati Klaten Terseret Dugaan Korupsi, Dana Disebut untuk Pribadi dan Utang Pilkada
Kematian massal ikan sapu-sapu tersebut diketahui sejak Kamis (15/10/2026). Bangkai ikan yang mengapung kemudian membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap sehingga mengganggu warga di sekitar bantaran sungai.
Peristiwa ini juga memunculkan dugaan adanya gangguan kualitas air di Kali Bekasi. Namun, penyebab pasti kematian massal ikan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
DLH Kota Bekasi melakukan pembersihan untuk mengurangi tumpukan bangkai dan bau yang ditimbulkan. Penelusuran penyebab kejadian juga penting dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pencemaran yang berdampak terhadap ekosistem sungai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
imbc news












