Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi 5 Kali dalam Sehari, Warga Diimbau Waspada

×

Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi 5 Kali dalam Sehari, Warga Diimbau Waspada

Share this article


Gunung Ibu di Halmahera Barat Erupsi 5 Kali dalam Sehari, Warga Diimbau Waspada




Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi sejak dini hari. –ANTARANews

RADARTVNEWS.COM – Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami lima kali letusan berturut-turut pada Selasa (20/10/2026). Rangkaian letusan ini terjadi dalam rentang waktu beberapa jam saja, mulai dari dini hari hingga siang hari. 

Baca Juga :  Viral! 'Captain America' Turun Ke Jalan, Warnai Unjuk Rasa di Prancis

Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, tinggi semburan abu vulkanik tercatat berkisar antara 300 hingga 500 meter di atas puncak gunung.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 03.52 WIT dengan ketinggian abu sekitar 300 meter yang mengarah ke timur. Letusan berikutnya menyusul pada pukul 09.55 WIT, 10.30 WIT, 13.10 WIT, dan letusan kelima terjadi pada pukul 14.39 WIT. 

Tinggi kolom abu tertinggi mencapai 500 meter pada letusan ketiga. Abu vulkanik teramati menyebar ke beberapa arah, mulai dari timur, timur laut, barat laut, hingga ke barat. Sebagian besar letusan ini mencatatkan kekuatan getaran yang sama pada instrumen pemantau.

Baca Juga :  Bukan Cuma Bikin Gerah, Cuaca Panas Juga Bisa Memengaruhi Suasana Hati

Meskipun terjadi serangkaian letusan, status Gunung Ibu saat ini masih bertahan di Level II (Waspada). Masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendekati area kawah dalam radius 2 kilometer, serta meluas hingga 3,5 kilometer ke arah utara kawah aktif. 

Warga yang berada di luar rumah juga disarankan memakai masker dan kacamata pelindung jika terjadi hujan abu, tidak terpancing isu hoaks, serta selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat.
BACA JUGA:Dentuman Keras di Kotim Masih Misterius, Temuan Benda Logam Jadi Sorotan

Baca Juga :  Kenapa Banyak Orang Lebih Toleran terhadap Rasa Pahit Kopi daripada Pare? Ini Penjelasan Ilmiahnya

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

detiknews



Source link