Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

37 Titik Hotspot Karhutla Masih Kepung Lahan Gambut OKI, Tim Gabungan Berjuang Padamkan Api

×

37 Titik Hotspot Karhutla Masih Kepung Lahan Gambut OKI, Tim Gabungan Berjuang Padamkan Api

Share this article


37 Titik Hotspot Karhutla Masih Kepung Lahan Gambut OKI, Tim Gabungan Berjuang Padamkan Api




Kabupaten OKI masih mencatat jumlah titik hotspot Karhutla tertinggi di Sumsel dengan 37 titik api, mayoritas di lahan gambut. Lebih dari 3.000 personel gabungan terus diupayakan untuk pemadaman di 8 kecamatan terdampak.–Detik

RADARTVNEWS.COM – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, masih menjadi wilayah dengan sebaran titik panas (hotspot) tertinggi di Sumsel. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), saat ini masih terpantau sebanyak 37 titik hotspot, dengan 25 titik di antaranya berada di area lahan gambut. 

Baca Juga :  Suahasil Siapkan Pertemuan Khusus dengan Pemprov DKI, Bahas Rencana Obligasi Jakarta

Meski sempat marak, jumlah titik panas ini sebenarnya telah menurun drastis dari sebelumnya yang mencapai lebih dari 1.000 titik, berkat hujan yang mengguyur wilayah OKI dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini, kepulan asap tebal masih menyelimuti kawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di delapan kecamatan terdampak seperti Cengal, Sungai Menang, Mesuji, Tulung Selapan, Air Sugihan, Mesuji Makmur, Pampangan, dan Pedamaran Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, lebih dari 3.000 personel gabungan disiagakan melalui 10 posko penanganan karhutla. 

Baca Juga :  Keren! Lagu Memoria Milik Band Lampung Maisonc Digunakan dalam Postingan NCT Dream

Tim di lapangan terus berupaya melakukan pemadaman total di sejumlah titik prioritas, seperti Desa Talang Rimba, Ulak Kedondong, Gajah Mati, Sungai Sibur, Muara Burnai, dan Desa Beringin. Walau demikian, proses pemadaman masih menghadapi tantangan berat akibat sulitnya akses lokasi, minimnya ketersediaan air, serta tiupan angin yang kencang.

BACA JUGA:Darurat Karhutla Indonesia, Ini Fakta dan Dampaknya bagi Lingkungan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Baca Juga :  Rekaman Radio hingga Film Lawas Jadi Warisan Sejarah yang Perlu Diselamatkan

Sumber:

cnn indonesia



Source link