Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Hujan Es Turun di Liwa Lampung Barat, Warga Sempat Bercanda soal Jualan Pop Ice

×

Hujan Es Turun di Liwa Lampung Barat, Warga Sempat Bercanda soal Jualan Pop Ice

Share this article


Hujan Es Turun di Liwa Lampung Barat, Warga Sempat Bercanda soal Jualan Pop Ice




hujan es-ilustrasi-(Magnific)

RADARTVNEWS.COM – Warga Liwa, Kabupaten Lampung Barat, dikejutkan oleh fenomena hujan es yang terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Butiran es terlihat turun bersamaan dengan hujan deras dan terekam dalam video yang beredar di media sosial.

Fenomena cuaca tersebut menarik perhatian warga karena hujan yang biasanya turun dalam bentuk air kali ini disertai butiran es. Dalam rekaman yang dibagikan akun Instagram @lawanglampung, terlihat es berjatuhan di tengah derasnya hujan.

Baca Juga :  Enam Manfaat Bayam untuk Ibu Hamil, Bantu Cegah Anemia hingga Dukung Perkembangan Janin

Di tengah situasi tersebut, suasana sempat diwarnai candaan warga. Mereka berseloroh ingin mengumpulkan butiran es yang turun untuk dijadikan bahan jualan minuman Pop Ice.

Hujan Es Berkaitan dengan Pertumbuhan Awan Cumulonimbus

Secara ilmiah, fenomena hujan es umumnya berkaitan dengan pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) yang kuat. Awan jenis ini dapat berkembang secara vertikal dan memiliki arus udara naik atau updraft yang mampu membawa butiran air ke bagian awan dengan suhu di bawah titik beku.

Dalam proses tersebut, butiran air mengalami pembekuan dan dapat membesar melalui pergerakan berulang di dalam awan. Ketika ukurannya semakin besar dan berat sehingga tidak lagi mampu ditahan oleh arus udara, butiran es akhirnya jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan es.

Baca Juga :  Bali Kembali Dinobatkan sebagai Destinasi Pernikahan Terbaik di Asia 2026

Fenomena ini dapat terjadi bersamaan dengan hujan deras dan menjadi salah satu bentuk cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai.

Peristiwa hujan es di Liwa menjadi perhatian warga karena memperlihatkan perubahan kondisi cuaca yang tidak biasa. Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:



Source link