Sunday, February 28, 2021

Ketum PPP Diciduk, Ruang Menag Disegel

Most Read

Tiba di Kampung Halaman, Korban Penembakan CS Dimakamkan Besok

Radartvnews.com- Jenazah Doran Markus Manik salah satu korban penembakan oleh oknum polisi bripka CS tiba di kediaman rumah orang...

Paripurna Pidato Walikota Metro 2021-2024, Wahdi Siap Jalankan 9 Program Kampanye

Radartvnews.com- Ketua DPRD Kota Metro Tondi MG Nasution memimpin rapat paripurna penyampaian pidato sambutan Wali Kota terilih periode 2021-2026,...

Wali Kota Baru Bandar Lampung, Geber Lima Sektor Vital

Radartvnews.com- Pasca dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Bandar Lampung priode 2021-2026 Eva Dwiana-Deddy Amarullah menyampaikan program kerja...

Ungkap Kasus, Makam Balita di Lampung Timur Dibongkar

Radartvnews.com- Untuk pentingan penyidikan dan mengetahui penyebab kematian H-S (5) jajaran Kepolisian Lampung Timur dibantu petugas forensik Polda Lampung...

Arinal Ajak 7 Kepala Daerah Pemenang Pilkada Bangun Lampung

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi melantik 7 kepala daerah dan wakil terpilih dalam pemilihan kepala daerah serentak desember...

Ini Gaji Anggota DPRD Lampung Setelah Dilantik

Sekertariat DPRD Provinsi Lampung menggelar proses pengucapan sumpah janji delapan puluh lima anggota DPRD Provinsi periode 2019 – 2024. Pekan ini juga,...

Radartvnews.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/3). Lima orang diamankan dalam OTT  yang disebut-sebut menyeret ketua umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy.

Jumat malam penyidik KPK juga menyegel ruang Menteri Agama Lukman Saifuddin. Juru bicara KPK Febri Diansyah memastikan OTT yang dilakukan berkaitan dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama. 

“Lima orang yang ditangkap di jawa timur yakni melibatkan anggota DPR RI, unsur swasta dan pejabat di kementerian agama,” jelas Febri Diansyah.

Dalam OTT, KPK juga mengamankan uang yang diduga uang suap. KPK memiliki waktu paling lambat 24 jam untuk menentukan status hukum perkara Ketum PPP Romahurmiziy.

Penangkapan Romi Berdampak Pilpres

Sementara, melalui sambungan telepon Akademisi Hukum Politik Unila Yusdianto mengatakan, kasus Operasi Tangkap Tangan yang melibatkan Romahurmuziy pasti berdampak dalam Pilpres.

“Yang akan terdampak pertama kali yakni perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan dalam pemilihan legislative, partai berlambang ka’bah ini terancam kehilangan banyak suara karena ketua umumnya tersangkut masalah korupsi,” ujar Yusdianto.

Sementara Tim Kampanye Daerah pemenangan pasangan Jokowi – Amin mengklaim OTT Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuzy tidak mempengaruhi elektabilitas pasangan capres.

Hidir ibrahim Sekertaris TKD Lampung mengatakan, kasus OTT Romi menjadi salah satu bentuk nyata bahwa pemerintahan jokowi tidak pandang bulu dalam menegakan kebenaran, meski romi diketahui dekat dengan jokowi.

“kasus OTT Romi menjadi salah satu bentuk nyata bahwa pemerintahan jokowi tidak pandang bulu,” kata Hidir.

Dirinya menambahkan kasus ini tidak berdampak pada elektabilitas pasangan Jokowi – Amin di pemilihan presiden juli mendatang. Seluruh partai politik pengusung Jokowi – Amin tetap solid.(bow/san)

berita menarik lainnya

BERITA TERKINI

Wali Kota Baru Bandar Lampung, Geber Lima Sektor Vital

Radartvnews.com- Pasca dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Bandar Lampung priode 2021-2026 Eva Dwiana-Deddy Amarullah menyampaikan program kerja dihadapan DPRD Kota Bandar Lampung. Didepan...

berita terkait lainnya