Thursday, March 4, 2021

Kredit Mobil, Honorer Palsukan SK

Most Read

Fenomena Hail Lampung, Hujan Es Guyur Pesawaran

Radartvnews.com- Fenomena hail atau hujan es terjadi di Kabupaten Pesawaran (3/3). Butiran es sebesar kelereng turun disertai hujan  deras dan...

Gebrakan Perdana, Bakal Pangkas TKS

Radartvnews.com- Walikota Bandarlampung Eva Dwiana akan melakukan pendataan ulang Tenaga Kontrak Sementara (TKS) di lingkup pemerintah kota setempat. Hal itu...

Pelantikan Eselon II, Kadisdikbud Metro Ditarik ke Pemprov

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melantik dua Pejabat Eselon II. Kepada Pejabat yang baru dilantik, diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan...

Jadi Tersangka Korupsi, Eks Dirut BUMD Lambar Desak Polisi Ungkap Tersangka Lain

Radartvnews.com- Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung menetapkan dua orang tersangka terkait dugaan korupsi di BUMD milik...

Sabar, Penerimaan CPNS 2021 Tunggu Juknis

Radartvnews.com- Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di Provinsi Lampung masih menunggu jadwal dari pemerintah pusat. Badan Kepegawaian...

Truk JNE Terbakar di KMP Naomi

Radartvnews.com- Ratusan penumpang KMP Naomi, panik saat berlayar dari pelabuhan Merak-Banten menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (1/3). Kepanikan penumpang terjadi...

Radartvnews.com- Mengaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) seorang oknum perawat honorer Rumah Sakit A DADI Tjokro Dipo terpaksa duduk dikursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang (18/6).

Dalam persidangan, jaksa menjerat terdakwa Mahmud Lumadi dengaN pasal 35 Undang – Undang Republik Indonesia nomor 42 tahun 1999 dan pasal 36 junto pasal 23 ke – 2, undang – undang RI nomor 42 tahun 1999 yang mengatur tentang jaminan fedusia.

Dalam dakwaan jaksa, terdakwa bersalah dengan menjual  satu unit mobil ke pihak lain dimana mobil tersebut dalam status cicilan kredit.

Berita Lainnya  Istri Mendiang Syekh Ali Jaber Minta Terdakwa Dibebaskan

Terdakwa memalsukan surat keterangan Pegawai Negeri Sipil berikut Nomor Induk Kepegawaian, akibatnya perusahaan pembiayaan kredit tertipu dan memberikan kredit kepada terdakwa tahun 2018.

Sesuai dengan pasal yang didakwakan oleh jaksa, terdakwa terancam  pidana penjara lima tahun dan denda paling Rp100 juta.(lds/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Gebrakan Perdana, Bakal Pangkas TKS

BERITA TERKINI

Istri Mendiang Syekh Ali Jaber Minta Terdakwa Dibebaskan

Radartvnews.com- Sidang penusukan Syekh Ali Jaber dengan terdakwa Alpin Andrian kembali digelar dengan agenda nota pembelaan atau pledoy. Pada sidang kali ini (4/3) ada yang...

berita terkait lainnya