Thursday, March 4, 2021

Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong, DPRD Metro Sepakat Tolak UU Omnibus Law

Most Read

Gebrakan Perdana, Bakal Pangkas TKS

Radartvnews.com- Walikota Bandarlampung Eva Dwiana akan melakukan pendataan ulang Tenaga Kontrak Sementara (TKS) di lingkup pemerintah kota setempat. Hal itu...

Soal PP Jokowi Legalitas Minuman Keras, Arinal: Miras Haram!

Radartvnews.com- Keputusan Presiden Republik Indonesia Jokowi Widodo membuka peluang investasi perusahaan minuman keras atau miras di empat Provinsi di...

Truk JNE Terbakar di KMP Naomi

Radartvnews.com- Ratusan penumpang KMP Naomi, panik saat berlayar dari pelabuhan Merak-Banten menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (1/3). Kepanikan penumpang terjadi...

Olah TKP, KMP Neomi Diperiksa Tim Inafis

Radartvnews.com- Pasca terbakarnya truk paket ekspedisi JNE dengan nomor polisi B 9258 OXU di dalam KMP Neomi (28/2), kepolisian...

Bangkai Paus Lima Meter Terdampar di Pantai Cukuh Balak

Radartvnews.com- Seekor ikan paus sepanjang lima meter ditemukan nelayan yang ada di Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus (1/3) mati...

Fenomena Hail Lampung, Hujan Es Guyur Pesawaran

Radartvnews.com- Fenomena hail atau hujan es terjadi di Kabupaten Pesawaran (3/3). Butiran es sebesar kelereng turun disertai hujan  deras dan...

Radartvnews.com- Gelombang unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Cipta terjadi di kota metro (12/10). Aksi demo yang berlangsung di gedung DPRD Metro, senin siang nyaris berakhir ricuh.

Puluhan massa yang memaksa masuk gedung DPRD Metro sempat terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian.

Setelah negosiasi, seluruh pendemo diajak berdiskusi di ruang sidang DPRD setempat. Uniknya para perwakilan pendemo yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) duduk di kursi anggota DPRD.

Massa  menuntut DPRD Metro mengambil sikap menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap tak berpihak terhadap kepentingan masyarakat khususnya kaum buruh.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah Ketua DPRD Metro Tondi MG Nasution membacakan pernyataan sikap menolak Undang-Undang Omnibus Lawa yang bakal diteruskan ke DPR RI dan Pemerintah Pusat.

“Terkait penolakan Undang-Undang yang sudah disahkan DPR RI maka DPRD Kota Metro ikut serta menolak Undang-Undang Tersebut,” kata Tondi Nasution.(yok/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Pelantikan Eselon II, Kadisdikbud Metro Ditarik ke Pemprov

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melantik dua Pejabat Eselon II. Kepada Pejabat yang baru dilantik, diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan visi dan...

berita terkait lainnya