Scroll untuk membaca artikel
Lampung Selatan

Banjir Rob Terjang Lamsel Warga Panik, Trauma Tsunami

3
×

Banjir Rob Terjang Lamsel Warga Panik, Trauma Tsunami

Share this article
Foto: Radar Lampung TV

Radartvnews.com- Puluhan rumah warga di pesisir pantai Kabupaten Lampung Selatan diterjang air laut pasang disertai gelombang tinggi, pada Senin malam (6/12). Berdasarkan keterangan yang dihimpun, air laut sudah naik ke jalan bahkan memasuki rumah warga.

Mulyadi Kapolsek Kalianda mengatakan banjir rob mulai naik terhitung sejak pukul 07:30 Wib, tingginya mencapai pangkal betis orang dewasa. Sementara untuk wilayah kecamatan rajabasa air laut sudah menggenangi jalan raya.

Selain itu juga pihaknya, sudah menginformasikan kepada para nelayan untuk sementara tidak melaut. Mulyadi juga mengimbau, masyarakat pesisir Lampung Selatan, diminta untuk tetap waspada hingga beberapa hari ke depan untuk fenomena alam yang sama.

Sebelumnya BMKG Lampung telah menyampaikan, bahwa potensi banjir rob di wilayah perairan Lampung memiliki kemungkinan puncak setinggi 1,6 meter dari permukaan laut di wilayah Pesisir Lampung. Adapun pasang maksimum bisa terjadi pada malam hari antara pukul 19:00 Wib hingga 22:00 Wib waktu setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan Dulkahar mengatakan banjir rob tahun ini memang agak lebih besar dibanding tahun lalu, sehingga terdapat puluhan rumah warga di kawasan pesisir yang sempat terdampak dan tergenang air laut. Fenomena alam seperti ini memang sering terjadi setiap tahun namun berbedanya tahun ini karena kondisi air pasang agak lebih besar saat menghantam daratan.

Kepanikan warga itu mengingat Lampung Selatan sendiri pernah dihantam bencana tsunami pada tahun 2018 lalu, namun traumatis masyarakat tersebut terbilang positif  karena masyarakat dapat lebih waspada dan awas. Karena trauma tsunami itulah membuat masyarakat menjadi lebih awas atas kondisi cuaca ekstrim yang terjadi, bahkan ada warga yang mengungsi di tempat saudaranya.

Pihak BPBD Lampung Selatan pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai kabar-kabar yang belum pasti kebenarannya. Pasalnya, hal demikian dapat menimbulkan kepanikan yang berlebih. Namun tetap waspada, karena memang cuaca saat ini sedang ekstrem,

Pemerintah Daerah Lampung Selatan akan terus berkoordinasi dengan pihak BMKG dan menginformasikannya kepada pihak kecamatan dan desa untuk informasi terbaru.(mai/san)