Scroll untuk membaca artikel
BandarlampungPolitik

Transparansi Timsel Disoal

3
×

Transparansi Timsel Disoal

Share this article
doc. Radar TV Lampung

BANDARLAMPUNG – Panitia tim seleksi idealnya transparan dalam penyelenggaraan rekrutmen anggota Bawaslu. Sebab seleksi calon komisoner bersifat publik.

Ini dilontarkan pengamat kebijakan publik, Dedi Hermawan di Dekanat Fisip Unila pada Senin, 1 Agustus 2022 pukul 13.30 WIB.

Menurut Dedi, rekrutmen calon komisioner Bawaslu Lampung harus menjunjung tinggi dan memfaktualisasikan prinsip transparansi sehingga semua masyarakat bisa mengakses semua tahapan dalam penyeleksian anggota Bawaslu.

Transparansi menjadi hal utama dalam seleksi yang dilakukan dalam konteks publik dikarenakan ini menggunakan anggaran publik dan sifatnya juga untuk sektor publik.

“Hal ini sangat prinsip dan fundamental maka panitia tim seleksi harus mengedepankan transparansi itu sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik nantinya,” ungkap Dedi.

Dari proses yang transparan dan akuntabel partisipatif, akan menjadi kunci yang paling menentukan untuk membangun suatu penyelenggaraan demokrasi yang berintegritas, dan itu dimulai dari penyeleksian para calon anggota bawaslu tersebut.

Dedi juga menyampaikan proses rekrutmen calon anggota Bawaslu Lampung periode 2022-2027 mengedepankan yang pertama harus berlandaskan pada etik. Etika sangat penting supaya integritas terhadap rekrutmen anggota Bawaslu.

Yang kedua jelas dasar yuridisnya, dasar aturannya harus dipegang. Kemudian yang ketiga prinsip-prinsip transparansi partisipasi objektifitas akuntabilitas itu harus ditegakkan. Oleh karena itu, perlu dukungan instrumen juga yang handar, yaitu dengan menggunakan basis itu secara total.

Dalam seleksi berkas hingga seleksi tes tertulis menggunakan dukungan itu yang maksimal, jadi dalam rangka menghasilkan orang-orang kompeten berkualifikasi itu melalui proses yang benar-benar ketat dan ditutup peluang terjadinya hal yang menyimpang dalam penyelenggaraan rekrutmen.

Dedi juga menambahkan timsel harus klarifikasi dan diterangkan sejelas-jelasnya secara rasional dasar normatifnya tentang siapa saja yang telah lolos proses seleksi ini. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi, harus transparan supaya tidak ada spekulasi liar. Ia juga berharap timsel dapat memberi keterangan dan membuka seluruh tahapan-tahapan dan hasilnya.(jps/san)