Scroll untuk membaca artikel
Lampung Wawai

Reses Ketut Erawan Serap Aspirasi Masyarakat Lampung Timur

2
×

Reses Ketut Erawan Serap Aspirasi Masyarakat Lampung Timur

Share this article

Lampung Timur- Wakil rakyat DPRD Provinsi Lampung menggelar kegiatan reses tahap I di daerah pemilihan nya masing – masing mulai tanggal 21 – 28 Februari 2023. Salah satunya Ketut Erawan anggota DPRD Provinsi Lampung dapil Lampung Timur.

Kegiatan reses wakil rakyat tahun ini mengalami penambahan anggaran dari tahun 2022 lalu. Jumlah titik yang di kunjungi dari delapan titik menjadi dua belas titik dengan melibatkan minimal 120 peserta.

Ketut Erawan memulai kegiatan resesnya di desa Gedong Wani pada tanggal 21 dan di hadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat adat setempat. Berbagai macam aspirasi di sampaikan, masyarakat di desa Gedong Wani mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi yang terjadi selama ini.

Sementara, di desa Gunung Pasir Jaya pada tanggal 22 Februari 2023. Ketut Erawan menemukan keluhan masyarakat terkait susahnya mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah. Dan juga, masyarakat mengeluhkan rusaknya jalan tani sebagai akses utama yang di lalui oleh masyarakat desa yang mayoritas petani.

Pada tanggal 24 Februari lalu, Ketut Erawan menggelar kegiatan reses di desa Sukaraja Tiga, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur. Di lokasi ini, Ketut Erawan menerima puluhan aspirasi dan keluhan masyarakat yang terjadi saat ini. Mulai dari rusaknya infrastruktur jalan, kelangkaan pupuk dan belum meratanya bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat.

Setelah menggelar kegiatan, Ketut Erawan telah mencatat seluruh aspirasi yang di ungkapkan oleh masyarakat dan mencatatnya. Selanjutnya, aspirasi ini akan di rangkum melalui rapat fraksi agar diperjuangkan melalui paripurna.

” Seluruh aspirasi yang masuk sudah saya catat sebagai oleh – oleh untuk selanjutnya saya perjuangkan melalui lembaga DPRD sebagai mitra kerja Pemerintah” ujarnya.

Masyarakat yang memberikan aspirasi juga harus mengajukan proposal sebagai bentuk fisik dan bukti agar dapat di perjuangkan dan di anggarkan melalui anggaran perubahan 2024 mendatang.(dry).