Scroll untuk membaca artikel
Lampung Selatan

DI JANTUNG KOTA KALIANDA, ADA 5 DESA MISKIN EKSTREM  

51
×

DI JANTUNG KOTA KALIANDA, ADA 5 DESA MISKIN EKSTREM  

Share this article

Diguyur DD Miliaran, Desa Miskin Ektsrem Di Lamsel Tetap Tinggi

KALIANDA : Guyuran dana desa miliaran rupiah setiap tahun untuk setiap desa, tak mampu mengangkat hakrat, martabat dan kesejahteraan kehidupan masyarakat desa di Kabupaten Lampung Selatan.

Total ada 35 desa masuk dalam kategori ekstrem, tersebar di lima kecamatan. Menariknya, ada 5 desa miskin ektrem yang berada jantung ibu Kota yakni Kecamatan Kalianda. Lainnya menyebar di Kecamatan Natar, Tanjung Bintang, Jatiagung, Katibung, Merbaumataram, dan Sidomulyo.

Dalam rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), di Aula Rimau, Kantor Bappeda, Lamsel, Rabu, 24 Mei 2023.

Plt Asisten Ekobang Setkab Lampung Selatan Muhadi meminta dukungan dan kerja sama dalam penanggulangan kemiskinan. Baik kemiskinan makro maupun kemiskinan ekstrem.

Sementara itu, Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Sahurian meminta agar setiap perangkat daerah dapat menyingkronisasikan kegiatan dengan data P3KE. Sehingga capaian penanggulangan dapat lebih terukur.

Di rapat kali ini kami ingin melihat apa yang sudah dilakukan oleh perangkat daerah dan hasilnya apa. Lalu, apa yang akan kita lakukan ke depannya. Kami  ingin pada 2024 sudah menentukan lokasi dan mau menggelar kegiatan apa. Sehingga dapat tepat waktu dan tepat sasaran dengan kegiatan,” kata dia.

Berdasarkan data yang dihimpun Lampost.co, angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan mengalami penurunan. Jika merujuk data analisis identifikasi persentase penduduk miskin 2018-2022, persentase penduduk miskin di Lamsel kini berada diangka 13,14 persen. Sementara pada 2018 berada di angka 14,86 persen.

Muhadi berharap semua pihak bergotong royong mengatasi seluruh kendala dan mencapai target kemiskinan ekstrem zero (nol) persen pada 2024. “Ya, Lampung Selatan menargetkan tahun ini angka kemiskinan sampai 12,5 persen dan 2024 bisa sampai 0 persen,” kata dia.(tim)