Scroll untuk membaca artikel
Religi

Besok, Kloter Haji Lampura dan Tubaba Pulang Pamungkas di Tanah Air

12
×

Besok, Kloter Haji Lampura dan Tubaba Pulang Pamungkas di Tanah Air

Share this article
ALHAMDULILLAH : Pemulangan pamungkas jemaah haji asal Lampung kloter akhir Lampura dan Tubaba dilakukan Rabu 19 Juli 2023. (Foto Net)

BANDARLAMPUNG : Penyelenggaran haji tahun 1444 Hijriah hampir rampung sepenuhnya. Seluruh kelompok terbang (kloter) haji asal Lampung sudah tiba dengan selamat. Menyisakan dua kloter dalam proses pemulangan.

Hari ini, Selasa 18 Juli 2023, merupakan jadwal debarkasi haji asal Kabupaten Pringsewu. Untuk kloter akhir, kepulangan berasal dari jemaah haji gabungan asal Lampung Utara dan Tulangbawang Barat pada Rabu 19 Juli 2023.

Sesuai prosedur kepulangan. Seluruh jemaah berangkat dari Bandara Jeddah Arab Saudi. Lama penerbangan berkisar antara 13 sampai 14 jam. Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Jemaah akan melanjutkan penerbangan menuju Bandara Radin Inten II, Natar Lampung Selatan.

Berikutnya, dari Branti akan masuk di asrama haji Lampung dan setelah itu baru diberangkatkan menuju kabupaten masing-masing.

Sejumlah keluarga menanyakan prosedur wajib yakni dari Branti menuju Asrama Haji Rajabasa. Seharusnya Kemenag Lampung atau pemangku kepentingan bidang haji bisa lebih menyederhanakan prosedur, operasional dan standar (POS) layanan.

”Misalnya untuk kloter kabupaten/ kota kecuali dari Bandarlampung, mengapa dari Bandara Radin Inten harus mampir dulu ke Asrama Haji di Bandarlampung,” ungkap Abdulloh.

Penyederhanaan SOP dan layanan ini layak dipertimbangkan secara efektif, efesien dan matang. ”Harus dipahami, jemaah haji dalam kondisi letih. Jadi buat apa harus lama-lama, ke Bandarlampung dulu,” jelasnya.

Pemangkasan SOP sangat kaya guna. Misalnya, pemotongan waktu tempuh dan menunggu, pemangkasan biaya, dan menghemat tenaga. ”Sudah saatnya dikaji secara mendalam pemangkasan SOP. Jika memang lebih banyak manfaat lakukan,” sambungnya.

Kondisi ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama Indonesia yang meniadakan karantina terpusat atas jemaah haji yang baru kembali di tanah air. Seluruh jemaah haji langsung bisa pulang ke rumah, tanpa harus menjalani karantina terlebih dahulu.

Sementara itu, Pengelola Bandara Radin Inten II mengatakan memberikan layanan terbaik kepada tamu Allah. Layanan terbaik ini diberikan hingga penumpang tiba dengan selamat, aman dan nyaman. (*)