Scroll untuk membaca artikel
Pesisir Barat

Diduga Meninggal Tak Wajar,  Keluarga Caleg Ajukan Ekshumasi

17
×

Diduga Meninggal Tak Wajar,  Keluarga Caleg Ajukan Ekshumasi

Share this article
EKSHUMASI : Proses otopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara, Provinsi Lampung. (Foto Net)

RADARTVNEWS.COM Penyebab meninggalnya A. Rozak, warga Pekon Sukarame, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, pada Ahad 9 Juli 2023 masih  mengundang tanya besar.

Keluarga tidak memercayai jika bakal calon anggota (bacaleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini telah bunuh diri. Saat ditemukan, pria 33 tahun itu dalam kondisi tergantung lehernya menggunakan sprei terikat di lobang ventilasi.

Keluarga juga tidak mendapati ciri ciri umum korban bunuh diri. Antara lain lidah tidak menjulurkan, kondisi celana dalam kering tidak terdapat cairan atau kotoran (sperma atau feses), kondisi mata normal tidak melotot, serta bagian kaki menyentuh lantai.

Kejanggalan lain ditemukan luka kecil di bagian leher seperti bekas jeratan, dan luka lebam di bagian pinggang sebelah kanan.

Melalui kuasa hokum Guruh Putra menyatakan keluarga sepakat menjukan otopsi ekshumasi. Tertuang dalam laporan polisi di Polsek Bengkunat Jumat 14 Juli 2023, TBL/10/VII/2023/ SEK KUNAT/RES PESIBAR/POLDA LAMPUNG.

”Keluarga menduga telah terjadi tindak pidana pembunuhan dan atau pembunuhan berencana terhadap A.Rozak,” jelasnya.

Sejauh ini, aparat Polsek Bengkunat telah memeriksa sejumlah saksi yang menyaksikan saat penemuan awal jenazah.

“Kami ajukan permohonan autopsi melalui polres. Alhamdulillah, Kapolres Pesisir Barat merespon dengan baik dan cepat,” kata dia.

Lalu Jumat 21 Juli 2023 tim penyidik di bawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat melakukan pra rekonstruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Masih kata Guruh, pihak keluarga kini masih menunggu jadwal rencana pelaksanaan autopsi terhadap almarhum jenazah A.Rozak yang diharapkan bisa secepatnya dilakukan.

Sehingga, penyebab kematian almarhum dapat segera terungkap. Karena lanjutnya, pihak keluarga hanya ingin memastikan apakah almarhum itu meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri atau karena faktor lain.

“Mengingat kematian almarhum itu diduga banyak kejanggalannya. Mudah-mudahan segera ada titik terangnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bengkunat Iptu Juni Rosiawan mengaku bahwa laporan dan perkara itu telah dilimpahkan ke Polres Pesisir Barat.

“Iya, tunggu kabar saja, dan laporan dari pihak keluarganya itu juga sudah dilimpahkan ke Polres Pesisir Barat,” kata dia.

Rudi Satria kerabat korban mengatakan permintaan ekshumasi telah disampikan kepada Rumah Sakit Bhayangkara. Razak dimakamkan di TPU Pekon Rajabasa Kecamatan Ngaras. “Keluarga setuju, masih menunggu proses penggalian makam untuk pemeriksaan mayat,” katanya.

(*)