Scroll untuk membaca artikel
Pesisir Barat

Hari Ke-4, Tim SAR Gabungan Temukan Herry Meninggal Dunia

7
×

Hari Ke-4, Tim SAR Gabungan Temukan Herry Meninggal Dunia

Share this article
ITERA BERDUKA : Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad mahasiswa Itera yang tenggelam di Laut Pesisir Barat. (Foto Istimewa)

KRUI – Memasuki hari ke-4, proses pencarian Herry Isai Pangihutan Tobing membuhakan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera itu dalam kondisi meninggal dunia, pada Sabtu 8 Juli 2023, sekira pukul 7.30 pagi.

Herry merupakan mahasiswa jurusan Teknik Geologi, angkatan 2019 Itera berdomisili di Tangerang, Provinsi Banten itu tenggelam, hilang terseret ombak, saat mandi di Pantai Pekon Kerbangdalam, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Koordinator Pos SAR Tanggamus Roby Rusliansyah mewakili Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah membenarkan jasad Herry dalam kondisi sudah membengkak lantaran terendam air selama empat hati.

Pencarian harri ke empat dimulai pukul 06.30, Tim SAR Gabungan bergerak melanjutkan penyisiran. Cuaca relatif cerah bersahabat. Terlihat di koordinat 5°’1’0,81″S – 103°44’54.61″E di sekitar Pantai Kerbangdalam, ada sosok mayat mengapung.

”Sekitar pukul 7.45 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan  jarak  kurang lebih tiga kilometer dari TKP awal hilang,” jelasnya.

Selanjutnya, jasad korban dimasukan ke kantong jenazah dan dievakuasi menuju Puskesmas Pugung Tampak untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

”Dengan penemuan ini, maka operasi Tim SAR Gabungan kami tutup dan jasad sudah diserahkan kepada keluarga korban,” pungkasnya.

Sekadar meningatkan, Herry menjalani Kuliah Kerja Nyata di Pesisir Utara. Bersama rekan dan warga setempat, sebelum kejadian mereka sempat bermain bola di pantai. Di saat hujan deras, usai main bola, Mereka membersihkan badan di tepi laut. Saat itulah datang ombak besar, menyapu dan menggulung korban. (*)