Scroll untuk membaca artikel
Kesehatan

Ribuan Balita Di Kota Bandarlampung Terjangkit Diare

41
×

Ribuan Balita Di Kota Bandarlampung Terjangkit Diare

Share this article
Foto Ilustrasi.

BANDARLAMPUNG : Angka pasien balita terkena diare di Kota Bandarlampung tercatat mencapai 3.522 kasus. Angka ini merupakan akumulasi pasien diare sejak Januari – Juli 2023. Data ini berhasil dihimpun Dinas Kesehatan Bandarlampung.

Diperkirakan akan meningkat tajam saat memasuki musim kemarau terhitung sejak bulan Agustus hingga beberapa waktu ke depan.

Pelaksana tugas (Plt) Kadiskes Bandarlampung Desti Mega Putri mengatakan, sebanyak 3.522 balita selama tujuh bulan terakhir terkena diare.

”Kepada para orang tua kami mengharapkan penerapan PHBS (pola hidup bersih dan sehat),” ujar Desti.

Jumlah Balita Terkena Diare :

  1. Januari – 432 kasus
  2. Februari – 473 kasus
  3. Maret – 487 kasus
  4. April – 415 kasus
  5. Mei – 619 kasus
  6. Juni –  486 kasus
  7. Juli – 610 kasus

Pihaknya meminta agar orang tua segera membawa balitanya jika sudah ada gejala-gejala awal. Yakni buang air besar lebih dari tiga kali dalam kurun waktu yang singkat, feses lembek dan keluar cairan. Kemudian disetai demam.

”Segera bawa ke faskes pratama atau puskesmas untuk mendapatkan pertolongan awal,” tegasnya.

Agar terhindar mencret atau buang-buang air besar, diminta orang tua memperhatikan kebersihan makanan dan alat makan. Kemudian menjaga imunitas tubuh.

Saat musim kemarau sangat dimungkinkan kenaikan angka penyakit diare. Karena bakteri lebih cepat berkembang biak saat matahari penuh bersinar.

Pada musim panas, diare lebih sering disebabkan oleh infeksi bakteri. Sementara pada musim penghujan, diare umumnya disebabkan oleh rotavirus. (*)