Scroll untuk membaca artikel
Tanggamus

Keluarga Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembegalan Tukang Ojek di Sukabanjar Tanggamus

94
×

Keluarga Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembegalan Tukang Ojek di Sukabanjar Tanggamus

Share this article
BERDUKA : Suasana duka di rumah Fadil, korban pembegalan di Pekon Sukabanjar, Tanggamus. Polisi sudah mengamankan begal yang membunuh gtukang ojek ini saat hendak kabur ke Pulau Jawa. (Foto Radar TV)

TANGGAMUS : Kesedihaan mendalam menyelimuti keluarga besar Fadil bin Arsyad Nasir. Tukang ojek pengkolan berusia 52 tahun ini diduga menjadi korban pembegalan di perkebunan sayur Pekon Sukabanjar, Kecamatan Gunungalip, Kabupaten Tanggamus, pada Rabu 13 September 2023 malam.

Jasad Fadli ditemukan tegeletak di siring dengan banyak luka di bagian wajah dan leher. Diduga warga RT 2 Dusun Kampung Sawah, Pekon Banjar Agung, Kecamatan Limau, Tanggamus ini dihabisi oleh pembegal yang menyamar menjadi penumpang ojek.

Aparat gabungan Polsek Talangpadang dan Satreskrim Polres Tanggamus langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan warga.

Korban meninggalkan tiga orang anak, yang tinggal bersama neneknya di Pekon Banding Agung, Talangpadang.

Dari hasil olah TKP, motor Yamaha Vega milik korban hilang diduga diambil pelaku. Sedangkan ponsel Xiaomi, domper berisi uang tunai Rp345 ribu, topi dan celurit tergeletak di sekitar lokasi.

Sejumlah saksi menyebutkan, sebelum kejadian korban mengantarkan penumpang dari pertigaan Alfamart Banding Agung mengarah Pekon Sukamarnah, Kecamatan Gunungalip, sekitar pukul 21.30 WIB. Diduga dalam perjalanan itu, korban dibegal.

Zainudin, paman korban menyatakan keluarga besar sangat kaget atas peristiwa ini. Menurutnya, sosok yang dikenal pendiam ini tak memiliki musuh.

”Dia orangnya baik, gak punya musuh, selalu mengalah. Kami tentu kaget atas peristiwa ini. Mudah-mudahan polisi segera menangkap pelaku,” kata Zainudin.

Senada disampaikan Perlika. Tetangga korban ini menyatakan Fadil merupakan sosok dengan jiwa sosial tinggi dan tidak macam-macam tinggaknya.

”Tentu kami terkejut ya atas peristiwa ini. Apalagi korban dibunuh dengan cara sadis, banyak luka di wajah dan leher,” tandasnya.

Pihaknya mengarapkan, polisi bergeralk cepat menangkap pelaku dan segera diberi hukuman berat. Selanjutnya, korban dimakamkan di TPU setempat. (*)