Scroll untuk membaca artikel
Utama

Giliran Selebgram Cantik Makasar Diamankan Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

58
×

Giliran Selebgram Cantik Makasar Diamankan Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Share this article
DITAHAN : Giliran selebgram Makassar Nur Utami Saru diamankan karena terlibat jaringan narkoba internasional. (Foto Tangkap Layar)

PEREMPUAN ini tak pernah menyangka kepulangannya ke tanah air, lepas dari plesiran ke luar negeri menjadi sesuatu yang mengerikan.

Nur Utami Saru, selebgram cantik asal Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, dijemput paksa oleh Tim Bareskrim Polri. Perempuan bertubuh gemoy ini sudah ditetapkan sebagai tersangka jaringan peredaran narkoba internasional.

Seperti selebgram cantik Palembang Adelia Putri Salma, Nur Utami diduga memiliki hubungan intim dengan salah satu tersangka. Termasuk menampung dan membelanjakan uang miliaran rupiah dari penjualan narkoba.

Wakil Direktur Narkoba Bareskrim Polri Kombes Jayadi mengatakan Nur Utami ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dia menikmati hasil tindak pidana narkoba yang dilakukan oleh suaminya,

“NU sudah ditetapkan sebagai tersangka TPPU dan telah dilakukan penahanan di Rutan Bareskrim,” kata Jayadi.

Sejauh ini, tersangka menggunakan uang hasil narkoba untuk membeli sejumlah aset seperti mobil, rumah, tanah, dan foya-foya.

“Perannya menampung hasil penjualan narkoba, kemudian dibelanjakan dalam bentuk kendaraan dan barang-barang bermerek serta pembelian aset berupa tanah dan bangunan,” paparnya.

Sebelumnya, Polda Lampung menetapkan selebgram cantik asal Palembang Adelia Putri Salma sebagai tersangka.

Dijerat Pasal Pencucian Uang

Adelia dijerat pasal TPPU karena menikmati hasil bisnis narkoba yang dijalankan suaminya Kadafi alias David. Suaminya itu mengendalikan jaringan narkoba Fredy Pratama dari Lapas Narkotika Banyuasin.

Adelia yang merupakan selebgram asal Palembang itu juga kerap memamerkan kemewahan di media sosial. Sejumlah aset Adelia dan David sita seperti sejumlah mobil mewah, tiga rumah, 1 minimarket, 1 unit motor gede dan barang mewah lainnya.

Saat ini, kepolisian terus memburu dan membuka secara luas siapa saja yang terlibat dalam kasus ini. Untuk wilayah operasi barat, Fredy Pratama mempercayakan kepada Kif. Wilayah Indonesia Barat mencakup Sumatera dan Jawa. Kemudian untuk wilayah di timur itu dipercayakan kepada sama WJ dengan wilayah kerja (wilker) Pulau Kalimantan dan Sulawesi. (*)