Scroll untuk membaca artikel
Utama

BMKG : Waspadai Panas Mendidih di 7 Provinsi, Termasuk Lampung Juga

858
×

BMKG : Waspadai Panas Mendidih di 7 Provinsi, Termasuk Lampung Juga

Share this article
MENDIDIH : Pemandangan langit di Provinsi Lampung sangat terik, biru nyaris tanpa awan. (Foto Hendarto Setiawan)

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melansir sejumlah daerah di Indonesia diprediksi mengalami panas mendidih. Cuaca panas ekstrem disebabkan fenomena iklim El Nino.

Sebanyak 7 provinsi di Indonesia diperkirakan terkena dampak paling parah fenomena iklim kering tersebut. Daerah yang diperkirakan paling terdampak El Nino adalah Sumatra bagian tengah hingga Selatan, dan Jawa bagian barat. Yakni Riau bagian Selatan, Jambi, Lampung, Banten, dan Jawa Barat.

”Puncaknya terjadi periode Agustus hingga Oktober 2023 dan terus berlanjut hingga awal 2024,” ujar Plt. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan di Jakarta,

Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, Lampung dan sejumlah daerah tersebut diperkirakan tedampak El Nino cukup parah. ”Hujan akan turun sangat jarang sehingga berpotensi menciptakan kondisi kekeringan,” jelasnya.

Disebutkannya sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan khatulistiwa, diperkirakan akan mengalami hujan yang sangat kecil kecuali spot-spot dengan topografis tinggi.

Ada sejumlah hal yang harus diwaspadai oleh pemerintah dan masyarakat saat periode hingga Oktober 2023. Kekeringan akibat El Nino di daerah-daerah tersebut bisa memicu gagal panen.

BMKG meminta Kementerian Pertanian untuk melakukan upaya-upaya cepat. Apalagi, menurutnya wilayah pertanian banyak terdapat di Lampung, Banten dan Jawa Barat yang diprediksi akan mengalami dampak El Nino cukup parah.

Daerah dengan banyak sawah, jikalau terkena dampak El Nino cukup parah, maka harus melakukan langkah siaga. ”Seperti mengelola air hujan, atau memanen air hujan seperti di Sulawesi Tengah,” pungkasnya. (*)