Scroll untuk membaca artikel
Wisata Lampung

Suka Anime dengan Visual Cantik? Love Through a Prism Wajib Masuk Watchlist!

×

Suka Anime dengan Visual Cantik? Love Through a Prism Wajib Masuk Watchlist!

Share this article


Suka Anime dengan Visual Cantik? Love Through a Prism Wajib Masuk Watchlist!




Love Through a Prism merupakan serial anime Netflix yang menggabungkan kisah romansa, dunia seni, dan perjalanan menemukan jati diri dengan latar London pada awal abad ke-20.-IMDb-

RADARTVNEWS.COM — Anime dengan visual indah dan cerita romantis selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton. Salah satu tontonan yang bisa masuk daftar rekomendasi adalah Love Through a Prism, serial animasi Netflix yang memadukan kisah cinta, kehidupan akademi seni, dan perjalanan menemukan jati diri.

Dirilis pada 15 Januari 2026, serial ini terdiri dari 20 episode dan diproduksi oleh WIT Studio. Ceritanya ditulis oleh Yoko Kamio, kreator manga populer Boys Over Flowers, dengan Kazuto Nakazawa sebagai sutradara. Perpaduan latar historis dan kisah coming-of-age menjadikan Love Through a Prism pilihan menarik bagi penonton yang menyukai anime romantis dengan sentuhan artistik.     

Baca Juga :  Bukan Sekadar Mendoakan, Ziarah Kubur Jadi Terapi Pengikis Kesombongan

 Romansa di Tengah Keindahan London Klasik

Love Through a Prism mengikuti Lili Ichijoin, seorang pelajar asal Jepang yang datang ke London pada awal 1900-an untuk menempuh pendidikan seni di Saint Thomas Art Academy. Di tempat tersebut, Lili bertemu Kit Church, siswa berbakat dari keluarga aristokrat yang memiliki kemampuan seni luar biasa.

Pertemuan keduanya berkembang dari persaingan menjadi hubungan yang lebih dekat. Namun, perjalanan mereka tidak hanya berkutat pada urusan cinta. Lili juga harus menghadapi tantangan sebagai pelajar asing, mengembangkan kemampuannya, dan membuktikan bahwa dirinya mampu mengejar impian di lingkungan yang kompetitif.

Latar London awal abad ke-20 menjadi salah satu daya tarik utama serial ini. Jalanan klasik, bangunan bersejarah, lingkungan akademi, hingga pemandangan pedesaan Inggris memberikan suasana yang berbeda dari anime romantis berlatar kehidupan sekolah modern.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Mendoakan, Ziarah Kubur Jadi Terapi Pengikis Kesombongan

  Visual Artistik yang Memanjakan Mata

Salah satu alasan Love Through a Prism layak ditonton adalah penekanannya pada dunia seni. Aktivitas melukis bukan sekadar pelengkap cerita, melainkan bagian penting dari perjalanan Lili dalam memahami dirinya sendiri.

Penonton diajak melihat bagaimana warna, pemandangan, dan sudut pandang dapat memengaruhi cara seseorang menciptakan karya. Tema tersebut membuat cerita terasa lebih dekat dengan penonton yang menyukai seni, ilustrasi, atau aktivitas kreatif.

Suasana yang lembut dan detail latar yang artistik juga bisa mengingatkan sebagian penonton pada pesona film animasi Studio Ghibli. Meski bukan produksi Ghibli, Love Through a Prism memiliki daya tarik tersendiri melalui keindahan lingkungan, momen keseharian, serta hubungan antarkarakter yang berkembang secara bertahap.

  Bukan Hanya Tentang Cinta Pertama

Baca Juga :  Bukan Sekadar Mendoakan, Ziarah Kubur Jadi Terapi Pengikis Kesombongan

Di balik kisah romansa Lili dan Kit, serial ini turut mengangkat persoalan ambisi, persaingan, perbedaan latar belakang, dan tekanan untuk memenuhi harapan orang lain.

Lili datang ke London dengan tujuan yang jelas, yakni belajar seni dan membuktikan kemampuannya. Akan tetapi, perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Ia harus belajar menghadapi kegagalan, memahami orang-orang di sekitarnya, dan menemukan keseimbangan antara cita-cita dengan perasaan pribadi.

Sementara itu, karakter Kit juga memiliki tantangan tersendiri sebagai seorang aristokrat muda dengan bakat dan ekspektasi yang melekat pada dirinya. Pertemuan dua karakter dengan latar belakang berbeda membuat hubungan mereka berkembang di tengah berbagai persoalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:



Source link