Kamis 22-10-2026,11:19 WIB
Reporter:
MG – Adinda Laudya Syifa|
Editor:
Jefri Ardi

Ilustrasi Wanita Multitasking.–
RADARTVNEWS.COM — Perempuan kerap dianggap lebih mampu mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus dibandingkan laki-laki. Mulai dari menyelesaikan pekerjaan kantor, membalas pesan, hingga mengurus pekerjaan rumah tangga dalam waktu bersamaan. Namun, benarkah perempuan secara alami memiliki kemampuan multitasking yang lebih baik?
Multitasking merupakan kemampuan mengerjakan beberapa tugas sekaligus atau berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya dalam waktu singkat. Kemampuan ini sering dikaitkan dengan perempuan karena mereka dinilai lebih terbiasa membagi perhatian dalam berbagai situasi.
Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Kemampuan multitasking tidak hanya ditentukan oleh jenis kelamin, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan, pengalaman, lingkungan, dan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Dikutip dari Media Indonesia, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kemampuan yang relatif seimbang dalam menyelesaikan beberapa tugas. Perbedaan lebih terlihat ketika seseorang harus mempertahankan percakapan sambil mengerjakan aktivitas lainnya.
Dalam sebuah eksperimen, peserta diminta menyelesaikan lima tugas berbeda secara bersamaan. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan laki-laki dan perempuan relatif seimbang dalam empat tugas yang melibatkan aktivitas visual dan manual. Namun, peserta laki-laki lebih sering mengabaikan pertanyaan lisan dibandingkan peserta perempuan ketika sedang mengerjakan tugas lainnya.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa perempuan bisa terlihat lebih unggul dalam multitasking karena lebih konsisten mempertahankan komunikasi di tengah kesibukan. Meski demikian, hasil tersebut tidak membuktikan bahwa perempuan selalu lebih baik dalam semua jenis pekerjaan.
Pengaruh Kebiasaan dan Lingkungan
Perempuan juga sering menghadapi tuntutan untuk menjalankan berbagai peran sekaligus, seperti bekerja, mengurus keluarga, dan menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Kebiasaan tersebut dapat membuat sebagian perempuan lebih terlatih dalam mengatur waktu dan menentukan prioritas.
Namun, kondisi ini lebih berkaitan dengan pengalaman dan pembagian tanggung jawab daripada kemampuan alami berdasarkan jenis kelamin. Laki-laki yang memiliki pengalaman dan kebiasaan serupa juga dapat mengembangkan keterampilan multitasking.
Selain itu, mengerjakan beberapa hal sekaligus tidak selalu membuat pekerjaan menjadi lebih efektif. Perpindahan fokus yang terlalu sering dapat meningkatkan risiko kesalahan, mengganggu konsentrasi, dan membuat seseorang lebih cepat lelah.
Jadi, Benarkah Perempuan Lebih Jago Multitasking?
Anggapan bahwa perempuan lebih unggul dalam multitasking belum memiliki bukti ilmiah yang konsisten. Perempuan memang dapat menunjukkan keunggulan dalam situasi tertentu, tetapi hal tersebut tidak berlaku secara mutlak bagi semua orang.
Dengan demikian, kemampuan multitasking lebih tepat dipahami sebagai keterampilan yang dapat berkembang melalui kebiasaan dan pengalaman. Baik perempuan maupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kemampuan tersebut tanpa harus terikat pada stereotip gender.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












