Rabu 28-10-2026,22:59 WIB
Reporter:
MG – Revina Yuliani |
Editor:
Jefri Ardi

Kombinasi warna merah, biru, dan hijau menjadi perbincangan di media sosial menjelang aksi demonstrasi pada 28 Oktober 2026. –X
RADARTVNEWS.COM – Kombinasi warna merah, biru, dan hijau ramai diperbincangkan di media sosial menjelang aksi demonstrasi pada Rabu (28/10/2026). Warna-warna tersebut muncul dalam poster yang menarik perhatian masyarakat karena dinilai memiliki pesan tersendiri di balik penggunaannya.
Salah satu penafsiran yang beredar mengaitkan ketiga warna itu dengan istilah gertakan, ledakan, dan dobrakan. Warna hijau dikaitkan dengan gertakan, merah dengan ledakan, sedangkan biru dimaknai sebagai dobrakan. Namun, penafsiran tersebut masih berkembang di media sosial dan belum dapat dipastikan sebagai makna resmi dari simbol tersebut.
Selain itu, kombinasi warna tersebut juga dikaitkan dengan identitas kelompok suporter sepak bola di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Warna hijau identik dengan PSS Sleman, biru dengan PSIM Yogyakarta, dan merah dengan Persiba Bantul.
Ketiga warna itu kemudian ditafsirkan sebagai gambaran persatuan antarsuporter yang berasal dari wilayah berbeda. Narasi tersebut menarik perhatian karena rivalitas sepak bola yang biasanya mewarnai hubungan antarsuporter dianggap dapat dikesampingkan demi solidaritas yang lebih luas.
Simbol warna tersebut juga menjadi sorotan setelah beredar di tengah pembicaraan mengenai aksi demonstrasi yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sejumlah pengguna media sosial menghubungkannya dengan semangat kebersamaan mahasiswa, masyarakat, dan kelompok suporter dalam menyampaikan aspirasi.
Meski demikian, belum ada keterangan resmi yang memastikan siapa pembuat poster tersebut maupun makna asli dari kombinasi ketiga warna itu. Karena itu, berbagai tafsir yang beredar perlu dipahami sebagai interpretasi, bukan fakta yang telah dikonfirmasi.
Fenomena ini menunjukkan bahwa warna dan simbol visual dapat menjadi sarana penyampaian pesan dalam gerakan sosial. Maknanya dapat berkembang sesuai konteks dan cara masyarakat menafsirkannya.
BACA JUGA:Salam Tiga Jari Kerap Muncul Saat Demonstrasi, Ini Makna di Baliknya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
idn times












