Jumat 30-10-2026,20:37 WIB
Reporter:
MG – Najwa Santi Femida |
Editor:
Jefri Ardi

Pendaki asal Jerman, Wolfgang Waschiczek (57), tewas usai jatuh dari ketinggian 1.500 meter di Gunung Ama Dablam, Nepal. Korban diduga terpeleset tanpa sepatu es saat menuruni puncak.–IDNTimes
RADARTVNEWS.COM – Seorang pendaki asal Jerman bernama Wolfgang Waschiczek (57) dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh dari ketinggian lebih dari 1.500 meter saat menuruni Gunung Ama Dablam di Pegunungan Himalaya, Nepal.
Insiden tragis ini terjadi pada Senin (26/10/2026) pagi sekitar pukul 08.00 waktu setempat, hanya sehari setelah korban bersama pemandunya, Sonam Lama, berhasil menaklukkan puncak gunung setinggi 6.814 meter tersebut pada Minggu (25/10/2026).
Peristiwa berawal ketika korban dan pemandunya bermalam di Camp III usai menuruni puncak. Pada Senin pagi, korban diminta menunggu di titik kesepakatan saat sang pemandu pergi sebentar untuk mengembalikan kantong tidur sewaan.
Namun, ketika pemandu kembali kurang dari lima menit kemudian, Waschiczek sudah tidak berada di lokasi. Korban diduga terpeleset karena tidak mengenakan crampon, yaitu perangkat berduri pada sepatu untuk mencengkeram es, saat bersiap melanjutkan perjalanan turun.
Tim SAR gabungan yang dikerahkan bersama helikopter akhirnya menemukan jenazah korban di ketinggian sekitar 4.500 meter di atas permukaan laut, atau hampir dua kilometer di bawah lokasi perkemahan Camp III.
Jenazah korban kini telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit di Kathmandu untuk pemeriksaan medis lanjutan (post-mortem). Peristiwa ini mencatatkan korban jiwa pertama di Gunung Ama Dablam pada musim pendakian gugur tahun ini.
BACA JUGA:Helikopter Militer Italia Jatuh di Bosnia, 4 Personel Tewas dan 11 Terluka
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
cnn indonesia












