Sabtu 31-10-2026,00:10 WIB
Reporter:
MG – Yuha Ilaiya Nafiah|
Editor:
Jefri Ardi

Willie Salim dan Raffi Ahmad.-Tangkapan layar dari instastory-Instagram
RADARTVNEWS.COM – Kreator konten sekaligus YouTuber Willie Salim akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menuai kontroversi.
Melalui pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Jumat (30/10/2026), Willie memberikan klarifikasi mengenai keterlibatannya dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis (29/10/2026) tersebut.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam acara itu hanya sebatas memenuhi undangan. Willie juga membantah terlibat dalam proses penyelenggaraan maupun pengaturan peserta kegiatan.
Selain itu, ia memastikan tidak menerima bayaran atau imbalan dalam bentuk apa pun atas kehadirannya di acara tersebut.
“Saya hadir karena mendapatkan undangan. Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun,” ujar Willie.
Willie mengakui bahwa dirinya kurang teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang dihadirinya. Ia menyadari bahwa sebagai figur publik, setiap keputusan untuk menghadiri suatu acara perlu dipertimbangkan secara matang.
BACA JUGA:Cuitan Soal Demo BEM UI Viral, Dokter Ayu Bopha Devi Diakhiri Kerja Samanya oleh Klinik First Care
Menurutnya, terlepas dari niat awal ketika menerima undangan, keputusan untuk datang tetap menjadi tanggung jawab pribadinya.
“Saya menyadari bahwa saya seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang saya hadiri. Terlepas dari apa pun niat saya, keputusan untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab saya pribadi,” ungkapnya.
Berawal dari Kontroversi Peserta Acara
Sorotan terhadap kehadiran Willie bermula setelah acara deklarasi tersebut menjadi perbincangan di media sosial.
Kegiatan yang turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, itu menuai kritik setelah muncul persoalan mengenai identitas sejumlah peserta.
Salah satunya adalah seorang pria bernama Bayu Setiadi alias Dino yang terlihat mengenakan jas almamater Universitas Dian Nusantara (Undira).
Dalam klarifikasinya, Bayu mengaku bukan mahasiswa Undira. Ia juga menyebut keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut berdasarkan undangan sebuah komunitas dan menerima bayaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












