Scroll untuk membaca artikel
Nasional

Mulai 14 November, JLNT Antasari Ditutup Dini Hari untuk Cegah Balap Liar

×

Mulai 14 November, JLNT Antasari Ditutup Dini Hari untuk Cegah Balap Liar

Share this article


Mulai 14 November, JLNT Antasari Ditutup Dini Hari untuk Cegah Balap Liar




pencegahan balap liar Jakarta Selatan–Kompas Megapolitan

RADARTVNEWS.COM –Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menutup akses Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari setiap akhir pekan mulai 14 November 2026. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.

Penutupan akses diberlakukan pada Sabtu dan Minggu dini hari, mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Artinya, akses JLNT Antasari akan ditutup pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari serta Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Baca Juga :  30 Petugas dan 6 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Rumah di Sukarame

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pemasangan portal merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas balap liar di kawasan tersebut.

Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Pemasangan portal dilakukan oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan bersama Polres Metro Jakarta Selatan di lima titik akses JLNT Antasari.

Lima titik tersebut meliputi akses masuk di Masjid Al Itushom, akses keluar Pasar Cipete, akses masuk Blok M, serta akses masuk dan keluar di depan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Kai dan Sehun EXO Bakal Debut Sebagai Unit Baru pada Bulan Desember

Penutupan perdana akan diawali dengan apel pada Jumat malam, 13 November 2026, pukul 22.00 WIB. Petugas kemudian melakukan pengamanan lalu lintas dan menutup akses menggunakan portal serta barier atau kerucut lalu lintas.

BACA JUGA: Polisi Gerebek Kampung Bahari, 27 Orang Ditangkap dan Sejumlah Barang Bukti Disita

Sebelum kebijakan diberlakukan, Dishub DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga 13 November 2026. Sosialisasi dilakukan melalui pemasangan spanduk di 10 titik dan publikasi melalui media sosial.

Selama masa sosialisasi, petugas juga tetap melakukan patroli bergerak pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari serta Sabtu malam hingga Minggu dini hari.

Baca Juga :  Raffi Ahmad Minta Maaf atas Kegaduhan, Pedagang UMKM Ceritakan Dukungan Warganet

Pemprov DKI berharap penutupan akses JLNT Antasari dapat menekan aksi balap liar dan mencegah potensi kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

tribunnews jakarta



Source link