Scroll untuk membaca artikel
Metro

Dewan Berang, Terminal Metro Kok Jadi Pasar

46
×

Dewan Berang, Terminal Metro Kok Jadi Pasar

Share this article
Alih fungsi lahan terminal seluas 7.500 meter persegi menuai persoalan.

METRO- Fraksi DPRD Nasdem Kota Metro soroti pengalihan terminal Kota Metro jadi kompleks pertokoan dan pasar basah.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Metro Abdul Hak, alih fungsi lahan terminal seluas 7.500 meter persegi penuh dengan persoalan. Alih fungsi terminal kota metro menjadi kompleks perkotokan dan pasar basah dinilai tak sesuai rekomendasi DPRD setempat.

Kompleks pertokoan dan pasar basah di sekitar area terminal dibangun tanpa persetuajan pihak legislative dengan tidak sesuai dengan rencana dan tata ruang RT RW Kota Metro.

“Di dalam perda RT-RW terlihat ada masalah terkait pengalihan pungsi lahan tidak sesuai dengan rekomendasi DPRD, kami masih beratahan area terminal tetap 7500 persegi jadi pembangunan itu kita sebut liar,” ujar Abdul Hak (7/1).

Fraksi Nasdem mendesak pemerintah mengembalikan fungsi awal terminal sebagai pusat transportasi umum masyarakat. “Kita ikuti aturan main, jadi jelas itu tidak boleh dibangun jadi pasar karena itu tidak ada dasar,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Metro diminta menyelesaikan persoalan ketidakjelasan status terminal yang saat ini menjadi kompleks pertokoan dan pasar basar.(yok/san)