Scroll untuk membaca artikel
Tulang Bawang

Reses Pamungkas Tahap 1, Condrowati Serap Aspirasi di Dua Kampung

4
×

Reses Pamungkas Tahap 1, Condrowati Serap Aspirasi di Dua Kampung

Share this article

TULANGBAWANG- Usai menggelar kegiatan reses di enam titik, Budhi Condrowati melanjutkan kegiatan di dua kampung sekaligus yakni di kampung Banjaragung dan kampung Tritunggal Jaya yang keduanya berada di Kecamatan Banjar Agung, Kabupeten Tulang Bawang.

Pada kegiatan pamungkas ini, Budhi Condrowati yang duduk di komisi V DPRD Lampung ini menggandeng dewan muda Kabupaten Tulang Bawang, Ines Septia Saputri. Di dua kampung ini masyarakat menyampaikan aspirasi yakni tentang rusaknya ruas jalan lintas yang setatus nya milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Selain jalan Provinsi yang kondisinya rusak parah,masyarakat Tulang Bawang juga mengeluhkan kelangkaan pupuk dan jalan lingkungan sebagai akses jalur pertanian yang selama ini di lewati oleh masyarakat dalam mendistribusikan hasil panen nya.

“Pada pamungkas kegiatan reses tahap 1 ini, saya langsung menggelarnya di dua kampung. Aspirasi yang masuk dari warga yakni masih berupa rusaknya infrastruktur jalan milik Pemerintah Provinsi, Jalan Lingkungan Tani dan sumur bor. Seluruh aspirasi yang masuk telah di catat untuk selanjutnya di masukan ke dalam E-Pokir dan di bahas melalui fraksi sebelum di paripurnakan” ujar Condro.

 

Gandeng Dewan Muda Ines Septia Saputri

Pada kegiatan reses pamungkas ini, Condrowati sengaja mengajak Ines Septia Saputri yang juga merupakan wakil rakyat DPRD Tulang Bawang. Hal ini bukan tanpa alasan, selain keduanya berasal dari partai yang sama yakni PDI Perjuangan, Condrowati ingin memberi tau kepada Ines tentang polemik dan permasalahan masyarakat untuk dapat di bantu dalam penyelesaian nya.

Kedua srikandi PDI Perjuangan ini juga menyempatkan diri untuk membesuk dua balita yang sakit, kedua nya yakkni Abdul Karim yang mengidap lumpuh layu sehingga dalam pertumbuhan nya balita ini kurang sempurna pada bagian kakinya. Yang kedua yakni Halimatus Sadia balita ini mengalami penyakit genu varum yang mengaharuskan kedua kakinya dipasang gips.

Menanggapi hal ini, Condrowati mengungkapkan rasa prihatinya dengan musibah yang menimpa kedua balita malang ini. Ia juga memberikan bantuan dan motivasi kepada keluarga dan kedua orang tua balita malang ini untuk tetap semangat merawat sang buah hati hingga sembuh.

“Saya turut prihatin melihat kondisi kedua balita ini, mungkin dengan sedikit bantuan dapat meringankan perekonomian keluarganya” ujarnya.

Di lain sisi, Ines Septia Saputri yang juga melihat langsung kondisi warganya berjanji akan membantu kedua balita ini agar dapat menjalankan pengobatan secara intensif yang biayanya di tanggung oleh pemerintah daerah. “ saya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pengobatan kedua balita malang ini agar mendapatkan perawatan medis di rumah sakit” tambah Ines.(*)